,
25 Juni 2021 | dibaca: 42 Kali
Musda Ke-X DPD Golkar Malra Dinilai Tak Adil
Kecewa Atas Putusan Mahkamah Partai
noeh21
Langgur - tabloidskandal.com
Dewan Perwakilan Daerah (DPD) II Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Maluku Tenggata (Malra) dan pengurus Kecamatan kembali mengungkapkan kekesalannya atas Putusan Mahkamah Partai (MP) Golkar terhadap sidang gugatan Musyawarah Daerah (Musda) ke - X yang digelar beberapa waktu lalu.
 
Pasalnya, putusan sepihak dari MP ini kemudian menimbulkan kekecewaan dari sejumlah Pengurus Daerah serta pengurus Kecamatan Partai Golkar Kab. Malra Masa bakti 2017-2020.
 
"Mengapa, karna ada dua gugatan yang disidangkan. Olehnya itu kami mengakui dan menerima Putusan MP terhadap gugatan dengan Reg Nomor : 24/PI-Golkar/X/2020. Akan tetapi bagaimana dengan gugatan lain yang sangat menimbulkan keraguan, kekecewaan serta keresahan terhadap keadilan yang dari MP.” Ujar Wakil Ketua Pemenang Pemilu Kecamatan Kei Besar DPD Partai Golkar Kab. Malra, Herman Betaubun saat konferensi Pers Rabu, (23/6/2021).
 
Betaubun menilai, gugatan dengan Reg Nomor : 25/PI-Golkar/X/2020 terkait Pembentukan serta pengangkatan Kepengurusan Golkar Kecamatan itu lantaran tidak dibahas bersama dalam pelaksanaan persidangan oleh MP.
 
"Untuk itu perlu di pertanyakan ada apa sebenarnya dengan MP, karna secara jelas peserta Musda dari 11 Kecamatan adalah Carateker Kecamatan yang di angkat langsung oleh Carateker Ketua DPD Golkar Malra pada saat itu,tapi kok bisa MP melegalkan hal semacam itu dalam pelaksanaan Musda ke-X DPD Golkar Malra.” Sesalnya.
 
Kendati putusan yang dilayangkan sepihak, Betaubun berharap agar semua permasalahan Musda ke-X DPD Golkar Kab.Malra bisa dapat disikapi oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar dan juga diharapkan agar Ketua DPD I Golkar Provinsi Maluku dapat mengambil sikap tegas, karna partai pohon beringin ini partai Gaga perkasa.” tegasnya.
 
Menindaklanjuti hal itu, Betaubun meminta kepada Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto untuk dapat menyikapi atas permasalahan pada Musda ke-X DPD Golkar Maluku Tenggara.
 
Pada kesempatan yang sama, salah satu Kader Partai DPD Golkar Malra Jhon Saklil turut menambahkan Agrapinus Rumatora adalah Ketua terpilih DPD Partai Golkar Malra berdasarkan hasil Musda ke-X dumaksud.
 
“Rumatora belum bisa secara resmi mengaku bahwa dirinya adalah Ketua Definitif DPD Partai Golkar Malra, menunggu sampai sudah ada Pelantikan Kepengurusannya.” kata Saklil
 
Rumatora menaruh curiga bawasannya ada indikasi pembohongan publik dimana dirinya mengaku telah mengajak Pengurus DPD Golkar Malra periode 2017-2020 untuk bersama membangun Partai Golkar.
 
“Tidak pernah ada komunikasi maupun, pendekatan secara baik yang dilakukan Agrapinus terhadap Kami pengurus DPD Partai Golkar Malra, Untuk bersama-sama membangun Partai Golkar seperti yang dikatakan lewat pemberitaan itu. Jangan hanya ingin mencari Pencitraan saja, padahal lain dari fakta sebenarnya.” ungkapnya
 Daniel Mituduan
Berita Terkait
Berita Lainnya