Di Duga Pihak Otoritas Pelabuhan Tutup Mata !!!
AKTIVITAS BONGKAR MUAT ILEGAL MARAK DI SEPANJANG PESISIR KABUPATEN KARIMUN
Rabu, 06 Maret 2024 | Dilihat: 1958 Kali
keterangan Gambar (Insert)
TabloidSkandal.com- Karimun || Aktivitas bongkar muat kapal di pelabuhan tidak resmi (ilegal) kerap di sebut pelabuhan tikus marak dan terus bertumbuh di kabupaten Karimun Kepulauan Riau (Kepri).
Keterangan warga setempat pelabuhan Ayong berlokasi di Tanjong Potot Desa Pangke Barat, kecamatan Meral Barat Kabupaten Karimun Kepulauan Riau (Kepri) tersebut saat ini di sibukkan jadi tempat bongkar muat barang, termasuk bongkar muat kenderaan alat berat, bahkan lebih parahnya dijadikan akses bongkar muat Limbah dari perusahaan ternama, yakni PT Sai Pem.
Warga setempat heran, kenapa tidak ada tindakan dari pihak instansi terkait, sementara warga sudah pernah menyampaikan hal tersebut kepada salah seorang pihak syahbandar, namun hingga saat ini masih saja terus berlanjut, terang warga kepada media ini.
Di pastikan 3 bulan sekali pelabuhan dan Jeti milik Ayong di mana Jeti tersebut merupakan pantai yang di timbun hingga menjorok kelaut di manfaatkan tempat bongkar muat limbah dari perusahaan PT sai pem.
Aktifitas bongkar muat limbah dari perusahaan besar tersebut kian meresahkan warga, khawatir lingkungan pantai dan air laut di di sekitar perkampungan mereka nantinya bisa saja tercemar, karena limbah dari berbagai jenis termasuk limbah beracun (B3) , sebelum di angkut ke kapal, pantainya di jadikan tempat penampungan sementara (Tps) ,terang warga lagi.
Hasil Pantauan media ini langsung di lapangan,senin 04 Maret 2024, benar saja pelabuhan Ayong tersebut di sibukkan ada aktivitas bongkar muat Tiang Listrik.
Ketika media ini ingin melakukan wawancara,menyampaikan pesan dan berulang kali melakukan panggilan Whatshap (WA) kepada Pak Sulaiman Selaku Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Karimun, yang mempunyai tugas melaksanakan pengawasan dan penegakan hukum di bidang keselamatan dan keamanan pelayaran, koordinasi kegiatan pemerintahan di pelabuhan serta pengaturan, pengendalian, dan pengawasan kegiatan kepelabuhanan pada pelabuhan yang diusahakan secara komersial, meskipun panggilan berulang kali tampak berdering artinya masuk dan aktif namun tak kunjung di angkat, begitu pula wawancara tertulis Lewat pesan whatshap (wa) hingga di naikannya berita ini belum mendapatkan jawaban.
(Lbn)