,
01 Oktober 2020 | dibaca: 66 Kali
Sidak Ke Pasar Tradisional Lasem, Pj Bupati Menilai Fasilitas TCT Kurang Memadai
noeh21


Rembang Skandal.

Pasar Tradisional  Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang  belakangan ini tampak sepi pengunjung. Pasalnya pengunjung enggan belanja akibat sejumlah pedagang pasar sebelumnya terpapar positif Covid-19. Pasar inipun sempat look down setelah dinyatakan menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.

Kondisi ini menjadi perhatian serius Pemkab Rembang. Pejabat Sementara Bupati Rembang Imam Maskur bersama kapolres Rembang AKBP Kurniawan Tandi Rongre, Dandim 0720/ Rembang. Letkol Kolonel Kavaleri Donan Wahyu Sejati melakukan sidak ke pasar Tradisional Lasem, Rabu (30/9) kemarin. 





Pj Bupati Rembang Imam Maskur menyampaikan, dari hasil sidak dilapangan ditemukan  jumlah fasilitas tempat cuci tangan (TCT)  yang ada saat ini dirasa masih kurang. Baru ada 20 unit tempat cuci tangan di pasar. Sementara dipesar ini terdapat 800 lebih pedagang. Maka perlu bekerjasama dengan paguyuban pedagang setempat agar jumlah tersebut bisa untuk dipenuhi.

“Setelah kami cek disini, setelah ada kejadian kemarin bahwa ada klaster di pasar  Lasem, penghuni atau pedagang disini turun drastis. Harapannya bahwa kita memastikan klaster disini sudah aman kondisinya. Kemudian pedagang yang lama yang sementara ini tidak berjualan agar dipastikan minggu depan bisa berjualan lagi,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Imam Maskur juga memberi himbaun sejumlah pedagang agar selalu memakai masker, sering cuci tangan dan menjaga jarak. Selain itu penyemprotan disinfektan yang selama ini satu kali seminggu akan ditambah  menjadi seminggu dua kali

Muhammad Zaenudin, salah satu pedagang pasar Lasem menuturkan sejak banyaknya pedagang yang terpapar covid-19 kondisi pasar menjadi lebih sepi.

“Sepin sekarang, orang-orang pada takut. Ya sekarang selalu pakai masker, sering cuci tangan dan jaga jarak,” tuturnya.

Dari data Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM sebanyak 38 pedagang pasar Lasem terkonfirmasi virus covid-19. Sedangkan yang terpapar covid -19 sejumlah 5 orang  telah meninggal. (Sutrisno/Rbg)
Berita Terkait
Berita Lainnya