Tutup Menu

Seruan Gubernur Kalsel Kepada Masyarakat Bunua Waspada di Musim Hujan

Sabtu, 04 Januari 2025 | Dilihat: 525 Kali
    
 
 
Tabloidskandal.com - Banjarbaru || Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, kembali menyerukan kewaspadaan kepada seluruh masyarakat Banua menghadapi ancaman bencana di musim hujan. Dalam pesan yang disampaikan melalui video resmi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel pada Jumat (3/1/2024), Muhidin mengingatkan pentingnya langkah antisipasi kolektif.
 
Kita semua harus meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak musim hujan yang sering kali membawa angin kencang, gelombang pasang, hingga tanah longsor,” ujar Muhidin. Ia menggarisbawahi pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat untuk menghadapi kemungkinan tersebut.
 
Saat ini, wilayah Kalsel tengah berada di musim hujan yang diprediksi akan berlangsung hingga April 2025, dengan puncak intensitas curah hujan terjadi pada Desember 2024. Situasi ini, menurut Muhidin, harus menjadi perhatian semua pihak untuk meminimalkan risiko bencana.
 
Musim hujan bukan hanya soal curah air yang tinggi, tetapi juga potensi ancaman lain seperti banjir, tanah longsor, hingga erosi yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat,” katanya.
 
Muhidin juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, terutama aliran sungai, agar tidak tersumbat sampah. 
Aksi kecil seperti ini bisa berdampak besar, terutama dalam mengurangi risiko banjir di kawasan padat penduduk,tegasnya.
 
Tidak hanya masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota juga diminta untuk mempersiapkan infrastruktur mitigasi bencana. 
Muhidin menekankan pentingnya pemeliharaan sarana dan prasarana secara berkala agar tetap berfungsi optimal.
 
Pemerintah daerah harus memastikan kesiapan fasilitas seperti drainase, tanggul, serta jalur evakuasi. Selain itu, edukasi kepada masyarakat mengenai mitigasi bencana juga perlu terus digalakkan,” tambahnya.
 
Pesan Gubernur ini bukan hanya sekadar peringatan, tetapi juga ajakan untuk bersama-sama menjaga Banua dari ancaman bencana. Dalam penutup pesannya, Muhidin berdoa agar Kalimantan Selatan senantiasa dilindungi dari segala marabahaya.
 
Semoga Allah Swt selalu melindungi Banua kita, dan semoga kita semua diberikan kekuatan untuk melewati tantangan ini ucapnya dengan harapan.
 
Dengan musim hujan yang masih panjang, seruan ini menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama. 
Menjaga lingkungan, memperkuat koordinasi, dan meningkatkan kesadaran adalah kunci utama menghadapi potensi bencana di Kalimantan Selatan.
(MC/Skndl) 

Dapatkan Info Teraktual dengan mengikuti Sosial Media TabloidSkandal.com