,
29 Januari 2019 | dibaca: 334 Kali
Pemda Kalbar Peringati Hari Jadi Ke-62
noeh21

Pontianak, Skandal

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov) selenggarakan upacara puncak peringatan ulang tahun (HUT) ke-62 Pemerintah Kalimantan Barat di halaman Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Senin 28/1pukul 08.00 WIB

Bertindak sebagai Inspektur upacara Gubernur Kalimantan Barat H. Sutarmidji. Upacara diikuti oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat H. Ria Norsan, Pejabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) seluruh jajaran pejabat dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemprov Kalbar, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur Forkompinda Kalbar, Kepala Daerah Kabupaten/Kota, Pimpinan Lintas Sektoral dan Instansi Vertikal.

Tak hanya unsur toko masyarakat, toko agama, toko pemuda, toko budaya, akademisi, mahasiswa serta para tamu undangan unsur masyarakat lainnya.

Gubernur Kalimantan Barat H. Sutarmidji menegaskan hingga menginjak usia ke 62 tahun, provinsi Kalbar alami perubahan kemajuan besar di berbagai bidang kehidupan masyarakat. 

"Dari sisi pertumbuhan ekonomi misalnya, Kalbar sudah baik. Selalu tumbuh di atas rata-rata nasional," ungkapnya.

Pertumbuhan ekonomi diakui menarik minat para investor untuk tanamkan modal di Kalbar.

Investasi itu kata Midji, harus diarahkan guna serap tenaga kerja lokal yang di butuhkan perusahaan. "Hal ini akan kita kaji  mendalam dan diselaraskan," terangnya.

Ke depan, pemerintah tidak akan izikan produk-produk lokal, Kalbar dijual keluar hanya dalam bentuk bahan mentah. Produk yang dijual punya nilai tambah.

"Harus diolah di Industri hilir yang ada di Kalbar. Hal ini akan kita pecahkan bersama. Tujuanya agar semakin banyak pabrik Industri hilir yang dibangun di Kalbar," pintanya.

Kendati alami berbagai perkembangan dari masa ke masa, namun ia tidak menampik masih ada masalah besar yang harus dibenahi di Kalbar. Terutama masalah kesiapan Insfrastruktur dan kasedian listrik memadai. 

"Tapi, saya optimis dengan kerja sama yang baik dari semua pihak, masalah itu bisa diselesaikan. Pembangunan Kalbar lima tahun kedepan, setiap pihak terkait harus bisa memainkan peranannya dengan baik. Agar pembangunan Kalbar bisa berjalan terarah dan semakin baik harapannya. (RH)

 
Berita Terkait
Berita Lainnya