,
11 September 2020 | dibaca: 366 Kali
Muba Akan Punya Pabrik Aspal Karet, Dan Mendongkrak Pengahasilan Petani Karet.
noeh21


Muba, Skandal

Pemerintah Kabupaten Muba akan mempunyai pabrik aspal karet dan pengelolahannya di kota Sekayu, ini terpantau oleh awak media saat Sekda Muba Drs H. Apriadi M.Si mengecek keberadaan peralatan dan mesin pabrik aspal karet di samping Workshop PU.PR kamis ( 10/09/20 )

Sekda Muba saat di konfirmasikan membenarkan kalau Muba akan mempunyai pabrik aspal karet dan pengelolahannya di kota Sekayu ini berkat kerja keras bapak Bupati Muba H. Dodi Reza Alek dan nantinya akan mendongrak penghasilan petani karet di Muba. Saat ini kita sudah mengundang pihak PT. Jaya Trade Indonesia sama Puslit dan Riset karet Bogor   untuk melakukan commissioning mengecek pabrik aspal karet ini apakah sudah memenuhi syarat atau tidak, kalau hasil commissioning ada yang perlu diperbaiki, kita perbaiki ,kalau sudah cukup kita tinggal menunggu persiapan oprasional," ungkapnya.






Apriadi mengatakan target produksinya di pertengahan oktober 2020 sudah bisa uji coba, karna sudah ada pekerjaan jalan  di Muba yang sudah menunggu untuk menggunakan hotmix dengan bahan aspal karet ini," jelasnya.

Untuk kapasitas produksi dalam satu hari dapat menghasilkan  10 ton aspal karet, dan untuk pemakaian selain memakai sendiri, selebihnya kita akan pasarkan  ke  lain dan hari ini kita mengundang pihak balai jalan negara, untuk menyaksikan dan menyakinkan mereka bahwa kita punya pabrik aspal karet karna yang banyak menggunakannya aspal hotmix ini kementrian PU PR, jadi kedepannya kita bisa berbisnis aspal karet," ungkap Apriadi.

Untuk bahan baku yang kita gunakan  dari karet rakyat yang ada di Muba ini ,dan untuk tahap pertama ini kita gunakan karet rakyat yang di kecamatan Keluang, karna di keluang kita bangun alat Serta Prius. 

Kita dapat membeli bahan karet rakyat dengan harga Rp16000 s/d Rp 20000 per liter. dengan demikian kita dapat mendongkrak harga karet rakyat sehingga penghasil petani karet di Muba dapat meningkat.

Nantinya karet rakyat ini yang masih berbentuk lateks pekat,  karet rakyat yang berbentuk lateks di kelolah menjadi aspal karet.

Untuk pendirian pabrik aspal karet ini Pemkab Muba bekerja sama dengan PT. Jaya Trade Indonesia, Puslit dan Riset Karet Bogor sedangkan pemerintah kabupaten muba  menyediakan tempat pembuatan aspal karet.

Pabrik aspal karet pada saat ini ada di lampung, di jawa Timur tapi tidak menggunakan lateks dan sekarang ini  Muba mempunyai pabrik aspal karet yang menggunakan karet lateks," jelas sekda. (***)
Berita Terkait
Berita Lainnya