,
12 Agustus 2019 | dibaca: 353 Kali
Masyarakat Desa Lepak Jadikan Idul Adha Momentum Tingkatkan Keimanan 
noeh21


Skandal Lotim

Idul Adha adalah salah satu hari besar atau Idul Qurban umat islam. Di momen seperti ini bagi masyarakat yang memiliki rezeki yang cukup diharapkan bisa berkurban.

Anjuran berkurban ini berawal dari sejarah Nabi Ibrahim as di perintahkan oleh Allah SWT untuk mengurbankan putranya Nabi Ismail yang masih muda belia. Tentu Nabi Ibrahim sangat menyayangi putranya  Tapi karena itu merupakan perintah Allah  swt , maka siap untuk menyemblih putranya sendiri.




Dengan kesabaran Nabi Ibrahim dan kemurahan Alloh penyemblihan Nabi Ismail as dibatalkan dan diganti dengan se ekor kambing. Sejak itulah umat islam di anjurkan  berkurban.

Karena itu warga masyarakat Desa Lepak, Kecamatan Sakra Timur pada Idul Adha 1440 H/ tahun 2019 kali ini memotong 7 ekor sapi dan 1 ekor kambing yang dilaksanakan di halaman Masjid  Al - Mannar Lepak, Kecamatan Sakra Timur. Semua warga secara bersama sama untuk membantu proses pemotongan hwwan kurban.

Hal itu dikatakan oleh Ketua panitia Qurban Masjid Al - Mannar Lepak  Ibnu Hibban , saat dikonfirmasi wartawan Media Skandal news com Minggu, 11/8/2019 di lokasi halaman Masjid Al - Mannar.

"Sistem pembagian kami sudah menyiapkan sekitar 750 bungkus kepada kaum fakir miskin, kaum lemah, kaum sesama. Alhamdulillah semua berjalan sesuai dengan harapan. Ke depan kami berharap kepada masyarakat untuk berkurban, karena berkurban adalah ibadah dan perintah Allah. Kian makin banyak masyarakat yang mau berkurban," tuturnya.

Menurut salah seorang anggota panitia, Rozi Heri Setiawan  hewan kurban dari masyarakat Desa Lepak di Jakarta, kemudian Al - Mahsyar pimpinan Sakah satu Group Band di NTB.

"Beliau juga masyarakat Desa Lepak yang sudah lama menetap di Kota Mataram. Begitu juga halnya dengan masyarakat di sini dengan cara patungan 1 ekor sapi untuk tujuh orang," ungkapnya.

Dia juga mengatakan para pemuda  kompak , dan solidaritas masyarakat tinggi meskipun beragam organisasi. Ada NW, NU, Muhammadiyah, dan lain sebagainya. 

Menurut Roma Hidayat,  Idul Adha merupakan momentum untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan umat muslim, khususnya Desa Lepak dan setiap tahun  selalu melaksanakan penyemblihan hewan kurban.

"Idul kurban kali ini ada 7 ekor sapi dan 1 ekor kambing," ungkapnya.



Rozi Heri Setiawan, Anggota Panitia

Jami berharap ke depan agar kesadaran berkurban juga meningkat  agar  lebih banyak berbagi kepada kaum fakir miskin, kaum duafha, anak yatim dan juga sesama.

"Jadi Idul Kurban untuk menigkatkan keimanan dan ketakwaan, ungkapnya (007 M. Amien).
Berita Terkait
Berita Lainnya