,
06 April 2019 | dibaca: 612 Kali
Johan Rahantoknam Ingatkan Sekolah Bukan Tempat Politik
noeh21


Malra, Skandal

Anggota DPR Maluku Johan Rahantoknam mengimbau kepada para kepala sekolah, para guru dan siswa agar sekolah tidak dijadikan tempat kampanye.

"Tak pantas sekolah dijadikan politik," tegas Rahantoknam saat kunjungan kerja ke daerah pemilhan di Dapil 6, di antaranya Kabupaten Malra, Kota Tual dan Kabupaten Aru.




Dia mengingatkan, bila di kemudian hari Kepala Sekolah atau para guru, melakukan kegiatan politik,  tidak akan kompromi melaporkan ke pimpinan tertinggi. "Itu sangat melanggar peraturan ASN," tegasnya.

Rahantoknam menguraikan visi misinya untuk Pileg 2019/2024,  sama dengan visi misi Gubernur Maluku terpilih, sekaligus mendorong, mengawasi kinerja Pemerintah Provinsi, Pemerintah Daerah dan Kotamadya.

Karena itu, pintanya,  agar bahu membahu bersama membangun daerah tercinta  untuk menjadikan Maluku lebih maju, propinsi Seribu Pulau yang dikenal wisata dan perikanannya.

Sebagai contoh,  Rahantoknam menyebut kota Tual dan Malra saat in sangat dikenal dengan wisata  yang sering dikunjungi oleh turis asing, dan para pejabat negara.

"Jadi tentunya kita harus meningkatkan dan mendorong daerah kita yang penuh dengan kekayaan alam ini. Sebab pintu sektor perikanan ada di Maluku Tenggara," tuturnya. 

Semua potensi itu, menurut dia, semestinya  harus dipromosikan untuk lebih dikenal.

"Jangan kita cuma pamerkan di Medsos, tapi harus diberitakan baik di berita online, media cetak serta elektronik," tambahnya.

Dia berharap semua pihak bersatu padu untuk membangun negri tercinta ini. 

"Jangan karena Pilpres dan Pileg, kita tidak bersaudara," ujarnya mengingatkan. (MI)
Berita Terkait
Berita Lainnya