,
11 September 2019 | dibaca: 247 Kali
Gelar Ngopi Bareng ,Ali Mazi Beber Mega Proyek Di Era Kepemimpinannya
noeh21

Sultra, Skandal

Gubernur Sulawesi Tenggara H.Ali Mazi SH,menggelar Ngopi Bareng bersama unsur tokoh masyarakat,  akademisi, para dosen dan Rektor Universitas di Sultra yang digelar di Ruang Aula Rumah Jabatan Gubernur Sultra, Selasa,(10/9).

Dalam diskusi yang  dihadiri juga unsur legislatif dan OPD Pemprov Sultra, Seluruh Forkopimda setempat, membahas beberapa pembangunan yang tengah dilaksanakan oleh kedua pasangan pemimpin Sultra  Ali Mazi dan lukman abunawas dengan Akronim “AMAN” .

Ali Mazi mengungkapkan dari beberapa mega proyek berskala nasional yang tengah jalan saat ini,  di antaranya Jalan Parawisata Kendari-Toronipa,Rumah Sakit Jantung dan Persputakaan berstandar internasional, beberapa proyek lainnya juga tengah digagas dan telah masuk dalam tahap perencanaan dan desain anggaran,yang nantinya akan akan digenjot pada 2021 nantinya.

“Karena saya menjabat lima tahun, jadi yang pertama di daratan, 2021 kita berbicara di kepulauan, tapi hari ini kepulauan juga kita berikan ,dan mudah-mudahan dengan kekompakan hubungan bersama antara DPR provinsi, masyarakat Sulawesi Tenggara kali ini bisa lebih cepat melakukan pembangunan-pembangunan. Demikian pula untuk kepentingan msyarakat nelayan di sana, juga diberikan rompong, kapal tangkap ikan.

"Masih banyak lagi proyek-proyek yang kita akan rencanakan. Kita butuh pikiran dan masukan dari semua masyarakat, terkhusus juga tim tim satker. Inilah tujuan saya  sebetulnya, semua program kerja yang kita kampanye pada waktu itu,tolong disampaikan kepada saya dan lukman abunawas” urai Ali Mazi  di hadapan para tamu undangan,dalam acara Ngopi Bareng Dirujab Gubernur.
 
Dalam dialog ini selain membahas tentang desain grafis bangunan megah bertingkat pada mega proyek tersebut, perbaikan infrastruktur jalan Motaha –Lambuya,serta perbaikan jalan Morosi yang saat ini telah masuk dalam anggaran APBN perubahan.

Selain itu pencanangan beasiswa bagi mahasiswa terbaik juga tengah digalakan,serta beasiswa bagi para calon dokter terbaik Sultra yang nantinya akan dipekerjakan di Rumah Sakit jantung yang ada di Sultra.

“Termasuk pembangunan rumah sakit jantung ,hari ini sudah ada yang tawarkan biaya Rp 400 milyar. Kita bangun dan desain secara internasional  ketimbang berfikir berobat ke Malaisya, Singapore. Kenapa kita tidak bangun sendiri," ungkapnya.

Ali Mazi  berharap dalam pembangunan diakhir  masa petahananya dapat dengan cepat membangun semua visi dan misinya untuk kepentingan masa depan Sultra.  Beberapa jalan  penghubung antara daratan Sultra dan kepulauan akan terselesaikan sebelum masa jabatannya berakhir.

“Jadi sebelum tiga tahun saya sudah menggenjot pembangunan infrastruktur,dan hari ini saya coba ingin sebelum kita berdialog, saya ingin menunjukan selama satu tahun saya bertapa dirujab dan di kantor," ungkapnya pula.

Selain wacana di bidang infrastruktur lainnya, Ali Mazi juga tengah akan melakukan presentasi  di bidang potensi kelautan Sultra yang rencana akan diselenggarakan di Universitas Havrad Amerika Serikat.

“Saya diminta besok untuk mempersentasikan  di Havrad, Amerika, 10 menit menjelaskan tentang industri perikanan. Saya diundang bukan saya yang minta bersama BAPENNAS, berarti hebatkan Sultra," urai Ali Mazi pula.
Berita Terkait
Berita Lainnya