,
20 Desember 2019 | dibaca: 546 Kali
Lebih 14 Ribu  Kartu Kis Diduga Bermasalah
noeh21


Dobo Skandal,-

Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang diberikan Pemerintah Pusat kepada masyarat tidak mampu di Kabupaten Kepulauan Aru diduga tidak berfungsi.

Bahkan kartu KIS tersebut juga ternyata dimiliki masyarakat ekonomi menengah. Ada juga  mempergunakan kartu tersebut.
lebih 14 ribu peserta pemegang Kartu Indonesia Sehat(KIS) di Kabupaten Kepulauan Aru.

 Dikabarkan kartu KIS yang mereka pegang tidak berfungsi alias nonaktif, hal ini di ketahui dari hasil Konfirmasi Ketua Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN)  Kepulauan Aru, Haroly Ch Darakay S.si kepada awak media ini sewaktu di di konfirmasi di kediamannya pada 17/12-2019.

Dia mengatakan, sesuai informasi yang di sampaikan pihak Dinas kesehatan,  lebih 14 ribu Kartu Indonesia sehat itu tidak dapat di pergunakan baik di RSUD Cendrawasih Dobo,maupun seluruh Rumah Sakit Pemerintah di seluruh wilayah Indonesia.

Pasalnya diduga pihak kementrian telah menonaktifkan Kartu Indonesia karena yang menginput data peserta KIS di Aru adalah dari pihak BPJS, bukan instansi terkait.

"Kartu Indonesia Sehat tersebut tidak sesuai dengan no Nik para pengguna kartu tersebut dan juga diduga bukan penduduk tetap di Aru yang menggunakan kartu Kis tersebut," tuturnya.

Pasalnya ada berapa nama yang tertuang di Kartu Indonesia Sehat bukan penduduk asli di Aru yang beralamat  di Desa Rebi Kecamatan Aru Selatan Timur, Kabupaten Kepulauan Aru.

Kenyataannya sewaktu mengonfirmasi Kepala Desa ternyata nama nama tersebut bukan penduduk setempat,sehingga diduga ada unsur KKN didalam pembagian kartu KIS tersebut, (Jus)
Berita Terkait
Berita Lainnya