,
28 Desember 2019 | dibaca: 259 Kali
Diduga Mayat ABK Terapung Di Laut
noeh21


Dobo,Skandal

Sosok Mayat berjenis kelamin laki laki ditemukan terdampar di pinggiran Pantai Kompleks Sipur Pantai Jl Namajala Pantai Rt.002/Rw.004 Kelurahan Siwalima Kecamatan Pp Aru Kabupaten Kepulauan Aru Maluku.pada 27/12-2019.

"Sampai saat ini belum diketahui identitasnya," ungkap saksi mata,  Agustinus, Benamen, usia 53 Tahun.


Mayat tanpa identitas, diduga ABK kapal nelayan


Menurut nelayan yang tinggal di  kompleks Sipur pantai Jl Namajala Pantai Rt. 002/ Rw. 004 Kel. Siwalima Kec. Pulau-pulau Aru. Kab. Kepulauan Aru, 
mayat ditemukan sekitar pukul 10.00 WIT, saat saksi pergi ke pantai yang tidak jauh dari depan rumahnya untuk membersikan jaring ikan miliknya. 

Tiba- tiba ada masyarakat lewat di jalan raya mengatakan ada mayat yang terapung di laut, tetapi saksi tidak menghiraukan karena saksi mengira itu plastik sampah warna hitam.

Pada pukul 14.00 WIT. saksi selesai memperbaki jaring ikan miliknya,  merasa curiga benda apa tadi, sehingga saksi penasaran ingin mengetahui benda tersebut. 

Saksi mengambil perahu kecil untuk pergi mengecek benda tersebut. Ternyata betul benda tersebut adalah sesok mayat berjenis kelamin laki- laki.

Setelah saksi memastikan benda tersebut adalah sesosok mayat,langsung memberitahukan kepada warga yang tinggal di sekitar mayar terdampar. 

Salah seorang warga langsung melaporkan ke pihak Kepolisian Polres Kepulauan Aru.

Adapun ciri-ciri fisik mayat berjenis laki-laki ,kulit sawo matang tinggi badan sekikitar 170 Cm, mengunakan baju kaos bola warna hitam betulisan " 99 RANGGA " Celana stret hitam panjang sampai di kaki.

Pihak Polres yang tiba di lokasi,  langsung membawa mayat tersebut ke RSUD Cendrawasi Dobo untuk di Otopsi.

Menurut Agustinus Benamem, diduga mayat tersebut adalah ABK kapal Nelayan ( dari Jawa ). Sebab,  dari keterangan para warga, tidak ada anggota keluarganya yang hilang.

"Biasanya sering terdapat mayat yang terdapar di pantai, atau warga ketemu di laut, umumnya ABK kapal Nelayan yang sering berkelahi di atas kapal nelayan. Bila ada yang meninggal, mereka sering buang ke laut," ujarnya.

Pihak kepolisian berjanji akan mengusut mayat tersebut hingga terang benderang (jus)
Berita Terkait
Berita Lainnya