,
23 Februari 2019 | dibaca: 403 Kali
Siap Hadapi Pilpres 2019, Polda Kalbar Lakukan Rapat Koordinasi Bersama Forkopimda 
noeh21


Pontianak, Skandal

Tahun 2019 adalah tahun pestanya demokrasi, mengingat adanya agenda negara yakni pemilihan umum presiden dan wakil presiden yang tak lama lagi akan dilaksanakan April mendatang, untuk itu Polda Kalimantan Barat terus berupaya untuk menigkatkan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat dalam menghadapi agenda tersebut.




Polda Kalimantan Barat, Kodam XII Tanjungpura dan Bawaslu  bersama seluruh Forpimda Kalbar menggelar Rapat Koordinasi Pemantapan Kesiapan Pemilu 2019 yang dilaksanakan di Aula Hotel Golden tulip Pontianak, pada Kamis (21/2) pagi, pukul 08.00 WIB.

Dalam acara tersebut Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono memberikan sambutan serta membuka Rapat Koordinasi tersebut.

Kegiatan ini, selain  sebagai upaya untuk menyamakan misi persepsi dan interpretasi,  juga sebagai wahana untuk menginventarisasi kekuatan dan kesempatan, juga harus menginventarisasi kelemahan dan kendala-kendala yang mungkin saja dihadapi.

"Sehingga bersama-sama kita dapat menari solusi yang optimal sehingga pelaksanaan pemilu dapat terlaksana dengan lancar, damai, elegan" ujar Kapolda.

Menurut Kapolda, jika semua  dilakukan dengan baik dan benar, tentu hasilnya dapat juga baik sehingga kesuksesan di tahun 2018 lalu bisa diulang lagi di 2019 dengan melaksanakan agenda Pilpres dan Pileg,.

"Dalam perspektif kepolisian peran sektor keamanan sangatlah penting karna terwujudnya pembangunan nasional dan pembangunan daerah itu tidak lepas dari situasi keamanan itu sendiri yang kondusif yang selalu saya sampaikan bahwa aspek security selalu beriringan ataupun paralel dengan asek prosperity, yaitu bagaimana mensejahterakan masyarakatnya, bagaimana membangun daerahnya diiringi dengan aspek security,".





Kapolda menyebut aspek security mengandung empat dimensi, mulai dari security, safety, surety, dan peace nah inilah yang mengiringi sehingga pimpinan daerah dapat melaksanakan tugasnya, mensejahterakan dan membangun daerah dalam situasi yang kondusif.

"Sektor keamanan tentunya banyak dipengaruhi oleh berbagai aspek, seperti digitalisasi, aspek global dan economy influens dan financial teknology yang tidak bisa kita hindari dan akan terus masuk," tutur Kapolda

Kapolda mengharapkan seluruh daerah yang ada di Kalimantan Barat, harus bisa aman, harus bisa disentuh, semua bisa dilaksanakan dalam rangkaian pemilu.

"Ditambah lagi ada aspek multikultural yang menjadi suatu ciri khas di Kalimantan Barat ini dengan dinamika yang tinggi tentunya perlu kita laksanakan ini dalam rangka menyampaikan kepada masyarakat bahwa pesta demokrasi adalah pesta yang bernuansa suka cita dengan menjunjung demokrasi Pancasila,".

Kapolda yakin mereka yang hadir sudah satu presepsi, satu misi sehingga jangan sampai pada saat pelaksanaannya bertanya  suatu berita itu hoax atau bukan?"Di sinilah  kita menyamakan visi misi yang saya sebutkan tadi," tandas Kapolda

"Karena orientasi kita untuk kepentingan masyarakat, untuk membangun Kalimantan Barat sehingga Kalimantan Barat ini naik, mulai dari indeks pembangunan, indeks kebahagiaan, indeks daya saing, dan seterusnya, sehingga harapan kita Kalimantan Barat bisa dijadikan salah satu contoh bagi provinsi-provinsi lainnya dan memperoleh keunggulan,".

Kapolda juga berharap, informasi, ilmu pengetahuan dan diskusi yang nantinya dilaksanakan jadi solusi sehingga sumber dan potensi gangguan dapat diinventarisasi bersama.

" Dengan begitu,  kita dapat membangun persepsi, soliditas dan solidaritas. Kita mantapkan cara bertindak dalam rangka suksesnya pelaksanaan pemilu 2019. Kita jaga Kalimantan Barat yang sudah damai, rukun, yang toleran dan kondusif ini sehingga pembangunan tetap terus berjalan, program-program pemerintah mulai dari provinsi, kota, kabupaten, kecamatan sampai dengan desa dapat terlaksana, maka harapan masyarakat yang menginginkan Kalbar maju dapat kita wujudkan bersama," tutup Kapolda Kalbar dalam sambutannya. (Hum)
Berita Terkait
Berita Lainnya