,
23 Juli 2021 | dibaca: 62 Kali
Hari Anak Nasional (HAN) 2021, dimanfaatkan Untuk Mengelar Aksi Bagi Bagi Bingkisan Gratis
noeh21
Amuntai,  - tabloidskandal.com 
Aksi sosial yang digelar bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA)Kabupaten HSU serta Tim Penggerak PKK HSU ini dilakukan di kawasan Bundaran Air Mancur kota Amuntai dengan menyasar para pengguna jalan yang melintas. 

Masker dibagi-bagikan secara gratis kepada pengguna jalan, sementara bingkisan berisi snack dan telur rebus diberikan kepada anak-anak yang kebetulan ikut melintas bersama orang tuanya. 

Dalam aksi ini, disamping membagikan masker dan bingkisan, Forum Anak HSU juga mengajak masyarakat agar ikut mendukung aksi pencegahan perkawinan usia anak di Kabupaten HSU dengan membagi-bagikan famplet

Ketua Tim Penggerak PKK HSU Hj Anisah Rasyidah Wahid yang turut serta mendukung kegiatan ini memberikan apresiasi besar kepada Forum Anak Daerah dan DPPPA HSU yang selama berupaya memberikan perhatian besar terhadap anak-anak di kabupaten HSU. 

Dikatakannya, kegiatan ini sebagai bentuk partisipasi dalam memperingati Hari Anak Nasional yang jatuh pada tanggal 23 Juli 2021 ini. 

"Dalma kesempatan ini, kami menghimbau kepada seluruh masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan, selalu menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan serta menjaga kesehatan diri keluarga dan lingkungan" Imbuh Bunda PAUD HSU ini. 

Selain itu, dirinya juga menghimbau sekaligus berharap agar tidak ada lagi pernikahan anak di Kabupaten HSU. 

Ketua Forum Anak Daerah HSU Akhmad Syahwan mengatakan melalui aksi ini diharapkan hak-hak anak di Kabupaten HSU dapat terpenuhi dan terlindungi. 

"Selama ini forum anak diantaranya bergerak untuk pencegahan stunting, pemenuhan  gizi anak, perlindungan terhadap kekerasan anak" Katanya. 

Sementara Kepala DPPPA HSU Hj Gusti Iskandariah mengakui meski kekerasan kepada anak teribilang mengalami peningkatan selama pandemi ini, namun pihaknya terus berupaya mengatasi hal tersebut melalui unit perlindungan perempuan dan anak di DPPPA HSU. 

"Selama pandemi kayanya mengalamj peningkatan kasus yang dilaporkan, kami selaku lembaga perlindungan perempuan dan anak kalau kasus tersebut sudah berhadapan dengan hukum maka kami lanjutkan ke unit perlindungan perempuan dan anak di Polres HSU. Tetapi jika ada kasus yang cukup dilakukan konseling, seperti kesalahan pola asuh maka kita lakukan terapi konseling dih Puspaga HSU " Pungkasnya 
(Diskominfo HS-Uwahyu)
Berita Terkait
Berita Lainnya