,
17 April 2019 | dibaca: 520 Kali
Hamil 8 Tetap Semangat  Pimpin KPPS
noeh21
Rembang, Skandal

Ketua Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) di TPS 08 Desa Sendangmulyo, Kecamatan Sluke Kabupaten Rembang, Eva Rusdiana Suryaningtyas tak terlihat canggung memimpin pemungutan suara meski dalam kondisi hamil 8 bulan.

Eva (22) begitu panggilan akrabnya sesekali terlihat mengela nafas disela-sela menyiapkan kartu suara pemilu, Presiden, DPR, DPD, DPD Provinsi dan DPRD untuk sejumlah pemilih yang antri menunggu panggilan untuk mencoblos di bilik suara. 




Dalam kondisi hamil, mahasiswa semester 04 STIE YPPI Rembang tampak energik memimpin dan menjalankan tugas sebagai ketua KPPS. Ia pun tak begitu mempersoalkan kondisi kehamilannya. 

Tugasnya sebagai ketua diawali penyiapan dan pembangian undangan pemilih (C6) sesuai Daftar Pemilih Tetap (DPT), Pembuatan Tempat Pemungutan Suara (TPS) hingga pelaksanaan Pemungutan Suara 17 April 2019.

TPS 08 terbilang unik. Untuk menarik perhatian pemilih agar tidak golput, ia pun bersama anggotanya menghiasi  TPS beraneka warna bendera merah putih kecil yang indentik dengan HUT Kemerdekaan RI bertujuan untuk mengingatkan kembali pemilih betapa begitu pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Saat ditemui wartawan skandal. com Rabu (17/04) Eva mengatakan, menjalankan tugas memimpin KPPS dalam pemungutan suara pemilu sebagai tugas negara. Dalam menjalankan tugas negara tentunya harus all-out sepenuh hati untuk memberikan pengabdian yang terbaik bagi masyarakat.

“Sebagai ketua saya harus bisa memotivasi diri dan memotivasi anggota dalam kondisi apapun, agar menjalankan tugas dengan jujur dan penuh tanggungjawab,” tandasnya.

Ia mengatakan, ide pembuatan TPS dengan konsep HUT Kemerdekaan RI. Tujuaannya untuk membangkitkan kembali semangat patriotisme masyarakat akan pentingnya nilai-nilai kebangsaan dan persatuan.
“Apalagi pelaksanaan pemilu tanggal 17 Agustus yang indentik dengan hari kemerdekaan Indonesia karena pemilih berdaulat negara kuat,” katanya.

Salah satu anggota KPPS Maslikhatun mengakui, meski kondisi hamil, dia tetap semangat menjalankan tugas dan tanggungjawabnya sebagai ketua KPPS. Bahkan untuk tugas-tugas yang bisa dikerjakan langsung dikerjakannya tanpa menunda-nunda waktu. (Sutrisno/Rbg).
Berita Terkait
Berita Lainnya