KH Abdul Muhaimin: Ponpes Jadi Komoditas Politik Sesaat
Selasa, 11 Januari 2022 | Dilihat: 716 Kali
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti saat bertemu dengan Ketua Umum DPP IPI, KH Abdul Muhaimin di Ruang Tunggu Pimpinan Nusantara V Komplek Parlemen Senayan (foto istimewa.
Pelapor : Ajie Jahrudin
Sumber : Siaran Pers DPD RI
Jakarta –Tabloidskandal.com ll Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pondok Pesantren (DPP IPI) berharap Dewan Pimpinan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menjadi saluran aspirasi bagi pondok pesantren di seluruh Indonesia.
Demikian dikatakan Ketua Umum DPP IPI, KH Abdul Muhaimin, saat bertemu Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, di Ruang Tunggu Pimpinan Nusantara V Komplek Parlemen Senayan, Selasa (11/1/2022).
Abdul Muhaimin yang hadir bersama Sekjen IPI M Hermansyah dan fungsionaris IPI Hendriawan, menyatakan bahwa aspirasi tersebut berkembang di internal organisasinya.
"Kami sudah berdiri di 34 provinsi dan 402 cabang. Ada 10 ribu pesantren yang berafiliasi dengan kami. Kami ingin DPD RI menjadi saluran aspirasi pondok pesantren," kata Abdul Muhaimin.
Menurutnya, selama ini pondok pesantren selalu menjadi komoditas politik sesaat saja oleh partai politik. Itu sebabnya Abdul Muhaimin menilai DPD RI adalah saluran aspirasi yang murni yang akan memperjuangkan aspirasi pondok pesantren.
"Kami tak ingin pondok pesantren dimanfaatkan secara elektoral saja oleh partai politik. Kami melihat DPD RI adalah saluran tepat yang murni bisa memperjuangkan aspirasi kami," ujarnya.
Hal lain yang disampaikan adalah, jika DPP IPI juga mendukung langkah gerak DPD RI yang begitu concern terhadap kerajaan. IPI juga bergerak melakukan penguatan kerajaan Nusantara.
"Kami juga concern terhadap kerajaan Nusantara. Sejauh ini IPI juga berkolaborasi dengan kerajaan Nusantara," jelas dia.
Abdul Muhaimin juga berharap pesantren dapat didorong beradaptasi pada era 4.0. Salah satu penguatannya pada aspek perekonomian. Menurutnya pesantren memiliki potensi yang begitu besar sebagai simpul ekonomi masyarakat di daerah.
Terkait dengan harapan tersebut, Ketua DPD RI LaNyalla mengapresiasi langkah DPP IPI. Menurutnya, DPD siap menjadi saluran aspirasi bagi pondok pesantren.
"Kami siap menjadi saluran aspirasi pondok pesantren. Jangan sampai pondok pesantren dimanfaatkan sesaat saja untuk kepentingan politik," kata LaNyalla.
Senator asal Jawa Timur itu berharap pesantren dapat mengembangkan segala potensi yang dimilikinya untuk melakukan penguatan ekonomi masyarakat.
"Pesantren punya potensi kuat untuk penguatan perekonomian umat. Saya mendorong pesantren mengambil peran tersebut," kata LaNyalla.(*)