,
18 April 2020 | dibaca: 703 Kali
Ketua DPRD Aru Minta Tim Gugus Tugas Jangan Lalai Dalam Menangani Virus Corona
noeh21


Dobo, Skandal

Pencegahan atau pemutusan mata rantai Disease virus Corona atau Covid-19 di Aru perlu diperketat. Pasalnya semakin hari  penumpang yang turun di Bandara Rarguamar Dobo,dan Pelabuhan Yosudarso 
dengan Kapal Pelni kelihatan semakin bertambah terlihat dua hari belakangan ini.

Meningkatnya jumlah penumpang tersebut, diduga ada oknum pekerja/karyawan yang datang dari luar Maluku untuk bekerja di Aru. Makanya itu perlu ada ketegasan dan kinerja ekstra dari Tiem Gugus Tugas Percepatan Disease Corona atau Covid 19 Kabupaten Kepulauan Aru Provinsi Maluku.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kepulauan Aru,Udin Belsigawai kepada awak media ini pada 17/04-2020 di ruang kerjanya mengatakan,sesuai surat Menteri Dalam Negeri dan Menteri keuangan untuk pemotonga 50% belanja di OPD untuk di sumbangkan kepada pencegahan virus Corona.

"Hingga kami pihak DPRD dan sekertariat Dewan sudah menyetujui Rp 6,5 miliard,terdiri pemotongan 4 miliar berasal dari dana perjalan Dinas DPRD, dan Rp 2,5 miliar dari dana belanja modal sekertariat DPRD," ujarnya.

Dijelaskannya, mengenai orang yang datang di Aru, khususnya dengan kapal Pelni,sebenarnya sudah tidak ada lagi. Cuma kemarin ada 227 penumpang yang tujuan Tual ditolak oleh pemda Tual. "Dan diketahui mereka itu penduduk kita, sehingga ada koordinasi antara Pemda Tual dan Pemda Aru,sehingga mereka kami terima.Namun Pemda Aru juga menolak.

Mereka berjumlah  8 penumpang,satu kewarganegaraan Perancis,dan tujuh orang dari Makasar.

"Kami juga sudah bentuk tim Pansus DPRD untuk mengawasi pemakaian dana dana yang di sumbangkan baik dari pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan dana tak terduga yang di sumbangkan untuk penanganan pencegahan Disease Virus Corona atau Covid-19. Kami akan mengundang Tiem gugus Tugas untuk Rapat Dengar Pendapat (RDP)dalam waktu dekat sehingga bisa dengan cepat menyiapkan tempat atau gedung Karantina bagi orang yang baru datang di Aru  sehingga bisa di pantau dengan baik oleh tiem Gugus Tugas," urainya panjang lebar.

Belsigawai juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat di kepulauan Aru agar jangan keluar rumah kalau tidak ada kepentingan,jangan duduk bergerombolan,harus perhatikan jarak  berbicara dengan orang lain,rajin mencuci tangan,dan jangan mudik

Dia menegaskan kepada masyarakat pengguna akun facebook agar jangan sembarang menulis informasi terkait Apa saja tentang virus Corona atau Covid-19,dan jangan sembarang menuding Pemerintah Daerah atau Tim Gugus Tugas Percepatan penangan Disease Virus Corona atau Covid-19 tanpa bukti konkrit (Jus)
Berita Terkait
Berita Lainnya