,
15 Maret 2019 | dibaca: 247 Kali
PWO Maluku Siap Promosikan Wisata Malra dan Potensi perikanan Kota Tual 
noeh21
Malra, Skandal

Ketua Perkumpulan Wartawan (PW0) Maluku, Buce Rahakbauw, siap mempromosikan wisata lewat media online yang tergabung di Perkumpulan Wartawan Online Independen Nusantara (PWO IN).




"Wisata di Maluku, khususnya di Maluku Tenggara, sangat indah. Benarlah Maluku dijuluki 1000 pulau," tutur Buce, demikian panggilan akrabnya. 

Menurut dia, keindahan alam wisata itu harus dipromosikan, sehingga arus kunjungan wisata dapat meningkat, sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Kebetulan saya diberi amanah sebagai Ketua PWO. Saya pikir tidak ada salahnya kita bersinergi untuk mendorong pembangunan," papar Buce, yang juga biro Skandal di Malra.

Sekadar ilustrasi, Buce menyebut destinasi pasir panjang yang dijuluki Paspan, pasir halus terindah dan terpanjang nomer dua di dunis.  



Pulau Nai yang berbentuk dinosaurus

"Pasir panjang tersebut sudah di kunjungi  Mendagri, Ketua DPRI dan  pejabat lain," ujarnya.

Areal pasir panjang itu timbul di tengah laut, berwarna putih dan halus di Pulau Baer.
Di tempat itu juga ada Air Terjun, goa dan bermacam macam wisata yang selalu di kunjungi wisatawan baik lokal maupun asing.

"Makanya saat di Kongres saya sempat disentil dalam pertemuan tersebut, karena wisatanya kok kurang terekspos," tambahnya.

Ia bersyukur tekadnya mempromokan wisata Maluku mendapat respon positif dari Ketum PWOIN, Feri Rusdiono dan DPP.

"Makanya PWO Maluku  siap mempromosikan wisata yang ada di dua daerah tersebut tanpa di biaya oleh Pemda maupun Pemkot," ungkap Buce.

Dia berharap  Bupati dan Wakil Bupati Malra, Walikota Tual dan wakilnya, DPRD Kabupaten Malra dan  kota Tual memberikan support  kepada PWO Maluku.

Dia  juga mengajak Kapolres Malra, Dandim 1503 Tual Danlanal dan Danlanud agar terus bersinergi meningkatkan wisata Malra. 

Bahkan, Festival Pesona Mei  Kei yang sudah dua kali dilakukan di Kabupaten Malra perlu dilakukan secara rutin. 
​​

Buce, Ketua PWO Maluku


Terlebih festival itu di hadiri oleh Dirjen Pariwisata dan beberapa menteri. Di festival disuguhkan tradisi budaya orang Kei menangkap ikan dengan janur kelapa putih,

Buce jugs mrngapresiasi  Kadis Parawisata Kab Malra, Roy Rahayaan SH.M.Si yang berupaya  meningkatkan wisata wisata dan mendatangkan ribuan turis untuk menyaksikan budaya tangkap ikan di tengah laut, berkunjung ke tempat tempat wisata yang terdiri dari 50 sekian lokasi wisata yang masuk dalam kancah internasional sesuai hasil survei. (MI)
Berita Terkait
Berita Lainnya