Tutup Menu

Hasnayadi Syukran, S.Pt Direktur Eksekutiv LSPM GEMA DESA :

Tiga Direksi PD Agro Selaparang Lombok Timur Tidak Mampu Bekerja Tingkatkan PAD Ke Pemda.

Rabu, 17 Maret 2021 | Dilihat: 1669 Kali
Hasnayadi Sukran, S.Pt Direktur Eksekutiv LSPM GEMA DESA Lombok Timur
    
NTB - tabloidskandal.com
Direkrur Eksekutiv LSPM GEMA DESA Lombok Timur angkat bicara dan menyoroti terkait kerja dan kinerja tiga Direksi PD Agro Selaparang Lombok Timur dalam membantu memajukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk meningkatkatkan Pendapatan Daerah Kabupaten Lombok Timur padahal pada tahun 2020 lalu Pemerintah Daerah Lombok Timur sudah memberikan penyertaan modal sebesar Rp 2 miliar, dan dengan penyertaan modal tersebut PD Agro Selaparang Lombok Timur di harapkan mampu berkontribusi kepada daerah faktanya tidak mampu tingkatkan PAD kepada Pemerintah Daerah Lombok Timur apa lagi mampu meningkatkatkan sumber daya yang ada dan juga melakukan pemberdayaan terhadap masyarakat dan kesejateraan petani di Lombok Timur.
 
Selanjutnya kata Hasnayadi, terkait surat himbauan Bupati Lombok Timur yang di tindak lanjuti kepada masing - masing OPD mulai dari Dinas Kesehatan Lotim yang di teruskan ke seluruh Kapus di Lotim, Dinas Dikbud juga demikian halnya, dan ini di sinyalir atau di duga ada indikasi guna untuk mengamankan kondisi saat ini di lingkup PD Agro Sekaparang yang tidak produktif.
 
Dan jika ini terjadi hal ini dan di biarkan berlarut - larut tentu perusahaan milik daerah bisa bangkrut dan gulung tikar sehingga melalui surat himbauan Direktur PD Agro Selaparang Nomor 500.162. EKO 2020 Tanggal 13 November 2020 tentang semua ASN se - Kabupaten Lombok Timur di himbau agar membeli beras dan garam beryodium yang berada di PD Agro Selaparang yang notebenenya PD Agro Selaparang yang tidak produksi beras, yang benar saja dong, dan ini merupakan program dadakan yang tidak menarik dan produktif dan  juga lebih - lebih sekarang mudim panen.
 
Hasnayadi yang juga merupakan Ring satu yang mendukung SUKMA saat Pilkada lalu, mengatakan berasnya juga sudah mahal Rp 11.000 perkilogram dan juga kualitasnya jelek dan bau, dan juga bagi ASN ini gaji terkadang mines tidak ada sisanya seolah - olah untuk keperluan dapur mereka masih ada celah untuk di tekan melalui himbauan, dan walaupun sifatnya himbauan tapi kebanyakan ASN di Lotim harus mengikuti pimpinan dan pimpinan juga terkadang ego dan kajuman ingin di ikuti saja yang penting laporannya asal bapak senang dan ini masalahnya yang kurang adil, ujarnya Rabu, 17 Maret 2021.
 
Ia juga mengatakan tidak sedikit ASN yang mengeluh terkait himbauan Bupati tersebut, namun ini ada indikasi persengkongkolan kongkalikong dengan suplayer beras tertentu karena PD Agro Selaparang Lombok Timur tidak memproduksi beras dan kami minta kepada Bupati dan Wakil Bupati segera melakukan evaluasi terhadap tiga Direksi dan segera melakukan penyegaran atau pergantian karena tidak ada yang kompetetif, tegasnya.
 
Pemda juga dalam hal ini di minta bijak dan mengkaji ulang karena kasian kepada pelaku UMKM, pedagang kecil, bakulan dan para petani yang mencari lebih lewat usaha pertanian dan terlebih sekarang sedang Pandemi Covid 19 yang tidak tahu sampai kapan berahirnya, dan jangan sampai menguntungkan pengusaha besar saja.
 
Sementara itu ASN di lingkup Dikbud Lotim Jailani menyatakan terkait himbauan beli beras dan garam beryodium tidak ada penekanan dan ini  bagi yang mau beli silahkan  tidak juga tidak ada paksaan, ungkapnya.
 
Sementara itu Direktur Utama PD Agro Selaparang Lombok Timur SUKIRMAN, SH yang dikonfirmasi wartawan tabloidskandal.com NTB melalui via ponsel selulernya menyatakan secara penuh bijaksana dan santai merespon terkait dengan argumen yang di lontarkan oleh saudara Hasnayadi Syukran dan juga kepada semua pihak yang melakukan koreksi ya syah - syah saja itu bagus dan ini menjadi evaluasi juga kedepan.
 
Ia juga mengatakan itu semua perihalnya dan sifatnya himbauan tidak ada unsur penekanan ataupun paksaan bagi ASN untuk membeli beras dan garam beryodium di PD Agro Selaparang Lombok Timur, dan mengingat pada bulan Januari - Februari yang lalu saya melihat pasokan beras agak kurang dan kami berinisiatif, ujarnya.
(M.Amin)

 

Dapatkan Info Teraktual dengan mengikuti Sosial Media TabloidSkandal.com