,
12 Januari 2020 | dibaca: 604 Kali
Syahrial Oesman Dukung Pemekaran Sumsel
noeh21


Mura, Skandal

Mantan Gubernur Sumsel periode 2003-2008 Syahrial Oesman memberikan dukungan penuh pada pemekaran  wilayah Sumsel  menjadi dua provinsi.

“Bukan saya yang (memanaskan) suasana, tapi ini sudah kondisi Karena kondisi geografis Sumsel itu sendiri,” ujar Syahrial pada wartawan usai melantik pengurus Paguyuban Nusantara Sumsel Bersatu (PNSB) di Kota Lubuklinggau, Sabtu (11/1) kemarin.

Syahrial menilai dukungan tersebut setelah melihat perkembangan Kota Lubuklinggau yang begitu pesat dan kabupaten lainnya yang mengalami kemajuan.

“Saya kira dua ini syarat-syaratnya hebat (Lubuklinggau) bisa menjadi ibu kota provinsi baru. Ini saya rasa pak gubernur Sumsel (Herman Deru) sangat setuju, kita tinggal nunggu moratorium,” ungkapnya.

Syahrial mengatakan, bisa saja pemekaran tersebut berbarengan  dengan daerah lain seperti daerah Papua yang mungkin akan dimekarkan menjadi empat provinsi.

“Papua bisa jadi akan jadi empat, disini (Lubuklinggau) akan jadi provinsi baru sebutannya Sumsel Barat, bukan Sumatra Selatan Barat. Kayak OKU Timur. Jadi ini Sumsel Barat ibu kotanya Lubuklinggau,” terangnya.

Syahrial menilai, pemekaran tersebut berdasarkan kebutuhan sarana prasarana yang ada di Kota Lubuklinggau, ditambah jarak tempuh Lubuklinggau yang cukup jauh.

“Melihat potensi saya kira tidak khawatir. Di sini minyak ada, gas ada, emas ada, akan tumbuh, tinggal nanti berbagi hasilnya saja dengan masyarakat dua daerah tetangga,” ujarnya.

Syahrial mengungkapkan, ketika pemekaran suatu daerah, jangan takut untuk tidak berkembang. Ia mencontohkan dulu Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU)  mekarkan menjadi tiga Kabupaten.

“Jangan takut, dulu OKU itu tiga saya mekarkan,saya tidak kehilangan kekuasan wilayah dan keuangan bahkan saat itu tumbuhnya bareng,” katanya.

Bahkan, Syahrial mengaku ketika diminta menjadi presidium pemekaran mengaku sangat siap. 

“Jadi presidium siap apalagi ketika diminta wali kota, sampai titik darah penghabisan,” ujarnya.

Sementara itu, Mantan Bupati Musi Rawas H. Nang Ali Solihin juga mengungkapkan dukungannya terhadap pembentukan Provinsi Sumsel Barat.

“Saya dulu Ketua Harian presidium pembentukan Sumsel Barat. Kajian ilmiah soal pembentukan provinsi baru ini sudah ada sejak dulu, jadi saya sangat mendukung,” tegasnya. (rls/ed)
Berita Terkait
Berita Lainnya