Bojonegoro Skandal,
Proyek Taman Lokomotif di Jalan Tengku Umar Bojonegoro dengan nilai miliaran rupiah pengerjaannya dilakukan secara amburadul.
Kondisi ini terungkap saat wartawan Skandal meninjau ke lokasi pekerjaan masih menemukan pekerja yang sedang beraktivitas dan tampak banyak kekurangan.
Padahal pekerjaan tersebut harus selesai untuk diresmikan.
Proyek Taman Lokomotif yang menggunakan anggaran APBD 2019 tersebut dikerjakan oleh CV.Dzaky putra dengan nilai Rp 4,2 milyar.
Saat dikonfirmasi di lokasi pihak CV. tidak bersedia ditemui.
Menurut Agus, salah seorang karyawan CV.Dzaky Putra proyek sudah selesai tinggal penyempurnaan untuk disempurnakan.
Menurut Kabid Pertamanan PU.Cipta Karya ,Filtra, pihaknya tadi pagi, 7/1 sudah menghadap Bupati Bojonegoro Ana Muawanah untuk segera diresmikan.
"Mungkin dalam Minggu depan dan menunggu protokol untuk dijadwalkan," tegasnya.
Salah seorang warga setempat saat dimintai tanggapannya terkait Taman Lokomotif tersebut menyoroti pembangunan sangat kurang sempurna mengingat namanya Taman itu harus rimbun, rindang serta indah.
"Kok terlihat pohon yang ditanam semuanya mengering. Apalagi rumputnya juga belum tampak tumbuh dan berkembang. Jadi taman tersebut masih butuh proses waktu sekitar 3 bulan lagi. Kalau di resmikan dalam waktu dekat jelas acak-acakan atau amburadul," tuturnya. (Bond)