,
10 November 2020 | dibaca: 42 Kali
Pemkab Rembang Dukung Upaya Penghijauan Waduk Warugunung
noeh21
Rembang, Skandal

Waduk Long Storage Desa Warugunung Kecamatan Pancur Kabupaten Rembang saat ini kondisinya cukup memprihatinkan. Hal itu membuat Mahasiswa UIN Walisongo yang tengah menyelesaikan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) bergerak bersama warga Desa setempat yang didukung oleh Pemkab Rembang melakukan gerakan penghijauan, Minggu (8/11/2020) Kemarin.

Kegiatan yang juga dihadiri oleh Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Rembang Imam Maskur dan Ketua LP2M UIN Walisongo Semarang Akhmad Arif Junaidi itu secara keseluruhan akan menanam 1.750 bibit tanaman berbagai jenis. Diantaranya durian, srikaya, nangka, pete, dan dua jenis pohon keras yaitu flamboyan dan sawo kecik.

Pjs Bupati dalam kesempatan itu sangat mendukung kegiatan Go Green tersebut, sehingga dirinya langsung meminta Dinas Lingkungan Hidup untuk membantu 1000 bibit pohon. Terlebih kondisi kemiringan tanah di atas waduk sering terkikis, sehingga perlu adanya penguatan daya ikat tanah melalui penanaman pohon.

"Ini sangat disayangkan , harusnya memang ada penghijauan di atas, ada tumbuhan- tumbuhan di atas untuk menahan longsoran dari atas. Ketika longsoran terus berlanjut maka waduk ini bisa tertutup," ungkapnya.

Lebih lanjut Imam Maskur meminta kepada Kepala Desa setempat bisa mengedukasi warga agar bisa memiliki kesadaran untuk merawat ribuan pohon yang telah ditanam ini. Pasalnya kelestarian waduk peninggalan Pemerintah Belanda ini sangat menguntungkan masyarakat untuk pengairan sawah di Kecamatan Pancur dan Lasem, yang kondisinya mengering karena kemarau panjang saat ini.

Jayanto, mahasiswa UIN Walisongo menuturkan latar belakang kegiatan tersebut karena ketersediaan air irigasi di desa Warugunung dari tahun ke tahun semakin berkurang drastis. Selain itu kondisi bukit dan tanah di sekitar waduk sering mengalami longsor.

"Berbagai jenis tanaman buah ini harapannya ketika sudah berbuah dapat meningkatkan perekonomian warga," ujarnya.
Terkait penjagaan dan perawatan tanaman , Kades Warugunung M Ridwan mengaku bersama warga siap merawat tanaman- tanaman tersebut. Terlebih pihaknya sudah bertekad menjadikan Desa Warugunung sebagai Desa Wisata dan desa penyangga sumber air. (Sutrisno/Rbg).
 
 
Berita Terkait
Berita Lainnya