Malra,Skandal
Ny Aloisya Kadun, seorang warga asal Tanimbar yang datang dari Bali, memberikan apresiasiterhadap pelayanan Pemda Malra dan Pemkot Tual.
Apresiasi itu disampaikan kepada Skandal saat ditemui di Karantina Hotel Langgur kepada awak Skandal
"Saya ucapkan terima kasih kepada Pemda Malra dan Pemkot Tual," ujarnya memberikan acungan jempol, menyebut saat kembali ke KKT menggunakan KM Luoser, tiba di Pelabuhan Yos Sudarso, 9/4.
Menurut dia, meski Kabupaten Kepulauan Tanimbar sudah melakukan lockdown, namun setelah tiba di Pelabuhan Kota Tual diterima baik oleh
kedua pemerintahan. Bahkan diberi fasiltas dengan angkutan hingga tiba di hotel. "Semua dapat fasilitas oleh Pemda Malra," ujarnya.
Selain itu jumlah warga yang mudik ke KKT yang tiba di pelabuhan Tual hingga sampai Hotel Langgur berjumlah 8 orang.
Salah satunya Aloisya Kadun, perjalanan dari Bali. KeduaMariani Luturmas,21 tahun. Ketiga, Reksandy Batkunda umur 38 tahun. Keempat, Elsina Luturmas umur 35 tahun. Kelima, Amasamin Luturmas, umur 21 tahun. Keenam, Jully Balawatun, umur 21 tahun. Ketujuh, Regina Luturmas umur 1 bulan. Kedelapan, Marce Luturmas umur 1 tahun.
"Jadi jumlah warga KKT yang balik ke KKT semua 8 orang. Dewasa 6 orang, Balita 2. Tujuh orang dari Makasar dan 1 perjalanan dari Bali, saya sendiri," tutur Aloisya.
jadi tentu semua ini dapat di fasilitas oleh Pemda Malra hingga siap dapat di kembalikan ke kampung halaman.
Kadun juga ucapkan ribuan terimah kasih buat kedua pimpinan kota dan Kab Malra serta pimpinan TNI POLRI. Bahkan juga para gugus karena setelah kami tiba di Pelabuhan Yos Sudarso langsung di jemput oleh para medis untuk melakukan pemeriksaan dan hasilnya tes semua negatif.
"Itupun juga kami tetap taat dan asas aturan yg telah ditetapkan oleh pemerintah pusat, bahkan kota dan Kab Malra. Jadi selaku warga negara yang baik kita harus patuh," jelasnya.
Kadun sangat setuju yang diambil kedua pemerintah dalam mencegah virus covid 19, sehingga perlu diapresiasi.
"Sebab tujuannya baik, demi kita semua," ujarnya mengakhiri.