Tabloidskandal.com – Kefamenanu || Perkumpulan persatuan pemuda wini melakukan aksi penolakan perekrutan tenaga kerja (siap pakai) di pelabuhan wini yang dinilai tidak transparan dan lebih mementingkan tenaga kerja dari luar.
Menurut ketua pemuda wini, Aurelius kolo yang di wawancarai media pada tanggal (08/09/2025). kami tidak Terima dengan sistem perekrutan Yang dinilai tertutup atau sepihak, mengapa dari luar lebih banyak dari pada kami anak asli wini sedangkan banyak anak - anak pemuda Kami yang sudah tamat sekolah atau kuliah dan punya banyak potensi. Yang kami pertanyakan sistem perekrutanya seperti Apa?? tidak ada informasi lowongan kok" tiba-tiba banyak pekerja dari luar yang sudah mulai bekerja.
Ada beberapa tuntutan yang disuarakan kepada pimpinan pelabuhan untuk bisa diselesaikan, tentunya pembangunan yang ada dikedepannya harus mengutamakan anak-anak Pribumi, Sehingga bisa merasakan hasil dari pembangunan.
Salah satu tokoh masyarakat Alvin rani yang mengatakan kami harus bersuara sebagai putra/putri daerah. Kalau tidak, kami selamanya akan menjadi penonton, aksi ini dilakukan sebagai warning bagi pembangunan selanjutnya yang ada disini untuk kedepannya perekrutan tenaga kerja mengutamakan kami sebagai putra/putri daerah.
Kecuali tenaga ahli memang kami kekurangan, tetapi kalau tenaga siap pakai kami ada, Tutup Alvin
** Hendrik meko**