,
03 Juli 2020 | dibaca: 232 Kali
10O PELAKU PERJALANAN DARI ZONA MERAH TIBA DI TANIMBAR
noeh21

 
Saumlaki, Skandal

Sebanyak 10O orang penumpang dari zona merah Kota Ambon dan dari luar Maluku, melalui penerbangan komersil Wings Air dari Bandara Internasional Pattimura Ambon dan mendarat di  Bandara Mathilda Batlayeri Saumlaki, tetap harus menjalani  protokol penanganan Covid-19 menuju era new normal.

Mereka tetap diberlakukan karantina mandiri maupun karantina terpusat, Jum'at, 3/7.





Bupati Kepulauan Tanimbar Petrus Fatlolon SH MH selaku Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19, menjelaskan sesuai hasil rapat Gustu dengan Forkopimda dan bidang terkait dengan mempertimbangkan berbagai hal usul saran, maka diputuskan untuk penerbangan resmi dibuka hari ini. 
Dalam sehari ada dua kali penerbangan atau flight.

"Yang datang dalam penerbangan ini ada pak Kajari baru, beberapa perwira Polisi. Kita hanya ijinkan penerbangan udara. Nanti Minggu depan kita akan evaluasi lagi," tandas Bupati.

Saat ini, para penumpang tersebut akan di karantina terpusat di perumahan Pemda di Desa Kabiarat, Kecamatan Tanimbar Selatan. Ada enam rumah di kompleks Lanal Saumlaki, gedung Bhayangkara Polres MTB dan perumahan Kodim 1507 yang akan dijadikan karantina, sambil menunggu Pemda menyiapkan bangunan permanen.

Sementara itu Koordinator Bidang Pencegahan Covid dr.Edwin Tomasoa, menambahkan Gustu telah siap untuk melakukan pemantauan. 10 hari ke depan akan dilakukan rapid. Jika ada yang reaktif maka dilanjutkan ke Tes Cepat Molekuler (TCM). PCR ini dapat menemukan partikel virus pada tubuh setiap individu dan menempatkan urutan gen Corona virus tertentu. 

"Untuk Swab tetap akan dikirim ke Ambon untuk periksa," ujarnya,(TAN 1 ).
Berita Terkait
Berita Lainnya