,
19 Juli 2020 | dibaca: 231 Kali
Warga Perumahan Bhyangkara Blokir Damtruk Bawa Tanah
noeh21

Siantar-Skandal.com.             
                                                             
Aksi protes yang dilancarkan warga RT/RW 002/002 Jalan Basuh Tangan Perum Bhayangkara Kelurahan Tambun Nabolon Kecamatan Siantar Martoba,Sabtu (18/07/2020) terkait material tanah yang dibawa dengan truk tumpah menyebabkan debu yang mengepung.

Pasalnya, banyak truk muatan yang berlebihan serta ada yang tidak memakai penutup.

Sehingga penduduk yang menetap di wilayah  itu, terpaksa menghirup debu dalam satu bulan terakhir.Warga memblokir akses jalan dengan menggunakan pohon pinang dan spanduk karton bertuliskan nada protes terhadap aktivitas tersebut.

Berdasarkan informasi warga, bahwa ada aktivitas pekerjaan proyek perumahan yang tak jauh dari lokasi pemblokiran jalan oleh warga tersebut dengan menggunakan alat berat.

Agus Siahaan warga setempat menjelaskan,kepada awak media
polusi udara berupa debu yang ditimbulkan dari mobilitas dumptruck pengangkut tanah 
yang dikerjakan oleh PT Lekerkam Perkasa Sinergi/Roy Anhar Sinambela mengakibatkan terganggunya kenyamanan warga.

"Debunya sangat terasa dampaknya ke warga perumahan ini terutama kepada anak-anak yang terancam kena ISPA,"kata Agus Siahaan

Selain itu kata Agus, aktifitas truk tersebut membuat fasilitas jalan di kompleks perumahan itu mulai rusak.

Imbuh Agus,sebelumnya telah dilakukan mediasi antara warga dan pengusaha namun tidak pernah terealisasi.

"Akibatnya masyarakat membangun portal ini untuk menghentikan kegiatan penggalian tanah,"ungkapnya

Masih kata Agus Ada sekitar 88 warga yang membubuhkan tanda tangan meminta aktivitas pengerukan tanah dari lokasi perumahan tersebut untuk dihentikan.

Pantauan di lokasi,akibat protes warga,tidak ada lagi segala aktivitas pengerukan tanah di lokasi perumahan itu.
                                                       
Kabiro Sumut:Ansary Nst
Berita Terkait
Berita Lainnya