,
28 Juli 2021 | dibaca: 96 Kali
Prihatin Nasib Nelayan Tertimpa Musibah saat Melaut Tak ada Jaminan Asuransi
noeh21
PONTIANAK, tabloidskandal.com
Kisah tragis yg menimpa kapal nelayan dan ABK nya yang terjadi beberapa pekan lalu, di perairan Kalimantan Barat menjadi perhatian berbagai pihak. Bahkan ada yang sampai meregang nyawa tewas akibat cuaca buruk tersebut.

Keprihatinan ini dikemukakan oleh Kepala Asuransi PT. Jasaraharja Putera Cabang Pontianak RSAS Bambang Mulyadi di ruang kerjanya Selasa, 27 juli 2021. Sebenarnya kata Bambang, para nelayan sebaiknya dan harus memproleh proteksi atau perlindungan keselamatan dengan pertanggungan asuransi. 

“Pihak kami dari asuransi PT. Jasaraharja Putera dapat memberikan perlindungan kepada para nelayan dengan menjaminkan pertanggungan asuransi keselamatan dirinya terhadap peristiwa yang terjadi ketika melaut menangkap ikan,” ungkapnya.

Kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya Bambang Mulyadi menyarankan untuk memberikan perlindungan itu bisa dilaksanakan kerja sama antar pihak asuransi dan  para nelayan. Seperti diketahui bersama bahwa  para nelayan biasanya sudah tergabung dalam organisasi Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI).

“Maka dengan demikian untuk kerjasama perlindungan keselamatan saat melaut, organisasi HNSI ini bisa membuat permohonan kepada kami”, jelas Bambang.

Dijelaskan pula, nanti memang ada kewajiban para nelayan untuk membayar premi yang jumlahya tidak seberapa jika dihitung untuk pertanggungan dalam setahun. Seperti pengalaman yang terjadi, yaitu musibah yang menimpa para melayan di perairan Kalbar beberapa pekan lalu, tercatat 14 kapal tenggelam yang mengakibatkan banyak korban jiwa. 

Di tambahkan Bambang, banyak sekali manfaat baik yang akan didapatkan dengan memiliki asuransi ini. “Para nelayan yang bekerja dengan risiko tinggi dapat bekerja tenang dengan mendapatkan jaminan perlindungan. Selain itu dengan memiliki asuransi diharapkan menumbuhkan kesadaran bagi nelayan terhadap pentingnya asuransi ini bagi kesalamatan dirinya,” ungkap Bambang lagi. 
(RH)
Berita Terkait
Berita Lainnya