Tabloidskandal.com - Tanah Laut || Pemerintah Kabupaten Tanah Laut melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pariwisata dengan fokus pada peningkatan infrastruktur jalan menuju destinasi wisata unggulan, salah satunya kawasan wisata yang Batakan.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Tanah Laut, Dwi Hadi Putra, menyampaikan bahwa akses menuju kawasan wisata Batakan kini menjadi prioritas.
Perbaikan dilakukan secara bertahap dengan pembagian segmen, meliputi jalan baru maupun perbaikan jalan lama yang membutuhkan perhatian khusus terkait kondisi tanah berpasir di kawasan tersebut.
“Kami berupaya memadatkan bahu jalan secara alami agar tanah dapat berkonsolidasi dengan baik. Beberapa segmen jalan di Batakan masih dalam tahap perkerasan untuk memastikan stabilitas jangka panjang,” ujar Dwi Hadi Putra, Kamis (26/12/2024).
Rencana Pengaspalan dan Betonisasi
Pada tahun 2025, Dinas PUPR berencana mengusulkan pengaspalan pada segmen-segmen jalan tertentu untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengunjung.
Selain itu, pengerjaan rigid beton pada bahu jalan juga menjadi langkah strategis untuk menjaga stabilitas dan mengurangi kerusakan akibat kendaraan yang parkir.
“Betonisasi bahu jalan kami harapkan dapat mengurangi dampak kendaraan terhadap jalan utama, sehingga memberikan kenyamanan lebih bagi wisatawan,” tambah Dwi.
Dampak Positif bagi Pariwisata dan Ekonomi
Peningkatan infrastruktur ini tidak hanya bertujuan memperlancar akses wisata, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, mendukung pengembangan ekonomi daerah, dan menciptakan peluang kerja bagi masyarakat setempat.
Dinas PUPR optimistis, pengembangan infrastruktur yang terencana akan menjadikan Batakan lebih menarik sebagai destinasi wisata unggulan, sekaligus memperkuat posisi Tanah Laut sebagai salah satu pusat pariwisata di Kalimantan Selatan.
Dengan komitmen ini, kawasan wisata Batakan siap menjadi magnet baru yang memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan kemajuan daerah.