,
20 Juli 2021 | dibaca: 120 Kali
Pemo Fako Resmi Salurkan BLT Dan Bahan-Bahan Penanganan Covid-19
noeh21
Maluku Tenggara - Pemerintah Ohoi (Pemo) Fako hari ini resmi menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) sekaligus membagikan bahan-bahan penanganan wabah Virus Corona (Covid-19) bertempat di SD Kristen Fako Kecamatan Kei Besar Kabupaten Maluku Tenggara pukul 11:00 WIT Senin, (19/7/2021).
 
Pantauan media ini, acara penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan secara simbolis oleh Pemerintah Ohoi Fako didampingi Camat, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, Tokoh Agama, Kepala Puskesmas Pembantu (Pustu) kepada 10 sampel perwakilan warga masyarakat Ohoi Fako dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan.
 
Pejabat Kepala Ohoi Fako Lodowik Lutur dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf atas terhambatnya pembagian BLT serta penyaluran bahan-bahan Covid-19 yang baru terealisasi saat itu.
 
"Mohon maaf bapak/ibu warga masyarakar ohoi fako, karna terkendala dalam pengurusan administrasi maka hari ini baru disalurkan" ujarnya.
 
Lodowik menuturkan, dalam menjalankan roda pemerintahan pihaknya tidak bekerja asal-asalan akan tetapi tepat mengacu pada ketentuan yang berlaku sesuai dengan anggaran sebagaimana telah dipampang pada baleho ohoi.
 
"Jadi saya harap bapak/ibu jangan berpikir yang tidak-tidak. Kalau ada kesalahan kami mohon maaf dan mari kita bahu membahu untuk katong mendukung kegiatan pembangunan di ohoi ini." ajak Lutur.
 
Lutur menerangkan, soal transparansi 8% Dana Covid-19 dapat dilihat pada baleho yang dipampang di Ohoi tersebut.
 
"Posko Covid, sudah saya bangun dan hari ini BLT dan bahan-bahan Covid-19 saya salurkan. Maka untuk itu, saya minta sekali lagi agar kita tetap menjaga jarak, mencuci tangan dan memakai masker." tegasnya mengingatkan.
 
Sementara itu Camat Kei Besar yang diwakili Adam Narayaman turut menegaskan instruksi Bupati Maluku Tenggara tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dalam rangka memberi efek jera bagi pelanggar prokes.
 
Menurutnya, instruksi tersebut sangat keras apabila dilanggar masyarakat. Hal ini sejalan dengan Program Presiden Republik Indonesia Joko Widodo melalui para Menteri, Kepala Daerah bersama TNI dan Polri dalam menegakan disiplin Prokes terurama pembangunan Posko penanganan Covid di setiap ohoi.
 
Kata Adam, wabah Covid-19 varian baru jenis delta kini menelan ribuan masyarakat indonesia. Beberapa warga di Kabupaten itu dilaporkan telah terkonfirmasi meninggal dunia akibat ganasnya Virus Varian baru tersebut. Olehnya itu, dirinya meminta masyarakat agar tetap wadpada dengan rutin mencuci tangan, menjaga jarak serta memakai masker.
 
Terkait dengan situasi Kamtibmas, Bhabinsa Ohoi Fako Wempi Sikteubun mewakili Danramil 1503-02 Kei Besar yang turut hadir dalam kesempatan itu menginstruksikan agar masyarakat agar hendaknya memupuk hidup persaudaraan dan kekeluargaan.
 
"Kami berharap jangan ada yang melapor dan jangan lagi ada yang melapor balik lagi, ini hanya masalah waktu dan yang terpenting harus menjaga kesehatan agar semua aman." tutur
 
Sehubungan dengan penyaluran BLT bagi 45 Kepala Keluarga (KK) dan Bahan-bahan Covid Ohoi Fako, Wempi menjelaskan bahwa masyarakat mempunyai tanggungjawab untuk mengawasi dana Desa Ohoi tersebut.
 
Dikatakan, masyarakat yang berhak mendapatkan BLT adalah masyarakat yang sama sekali tidak dan belum pernah mendapatkan sesuatu bantuan apapun dari pemerintah.
 
"Kita tahu bahwa ada 7 bantuan yang saat ini menjadi prioritas pemerintah. Olehnya itu bagi masyarakat hanya diizinkan untuk mendapat 1 dari tujuh bantuan tersebut." terangnya.
 
Lanjut Sikteubun, Bantuan Langsung Tunai (BLT) hanya diperuntukan bagi penduduk yang berdomisili di wilayah itu, sementara penduduk yang setempat yang berdomisili diluar tidak berhak mendapatkan BLT.
 
Ia juga meminta pejabat agar segera melengkapi posko covid dengan handsanitizer agar dapat diresmikan sehingga menghindari dari penipuan.
 
Disamping itu, Kepala Puskesmas Pembantu (Pustu) Ohoi Fako turut menyinggung soal instruksi Bupati yang menegaskan dua hal pokok dalam kaitannya dengan penanganan covid-19 yakni pembangunan Posko dan pelaksanaan Vaksinasi.
 
Menurutnya kedua hal ini sangat penting dan wajib untuk diberlakukan bagi seluruh masyarakat disetiap Ohoi termasuk Ohoi Fako. Terkait pelayanan vaksinasi, dirinya berharap agar masyarakat dapat berpartisipasi untuk mendukung percepatan penanganan Covid-19 melalui program vaksinasi massal yang akan diselenggaran pekan mendatang.
 
"Kalau disini (Ohoi Fako) pelaksanaan vaksinasi akan dilaksanakan bersamaan dengan pelayanan Posyandu bertempat di Pustu. Tetapi kalau di jakarta itu petugas masuk dari rumah ke ramah, kalau ada penyakit bawaan tidak divaksin." terangnya.
 
Dalam kesempatan itu, dirinya turut meyakinkan masyarakat akan pentingnya pelayanan vaksinasi yang aman dan hallal bagi kesehatan, karna sebelum disuntik vaksin dari petugas kesehatan akan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu untuk mengecek kesehatan masyarakat.
 
Dirinya menuturkan bahwa nantinya dalam waktu dekat dari Kepolisian Polsek Kei Besar akan melakukan pemeriksaan ketat bagi para pelaku perjalan karna salah satu persyaratan perjalan keluar daerah adalah sertivikat vaksinasi untuk itu bagi warga yang hendak bepergian keluar daerah agar dapat melengkapi administrasi dimaksuf karna akan diperiksa secara ketat di Pelabuhan Elat.
 
Diketahui hari itu, Pemo Ohoi Fako menyalurkan BLT senilai Rp.319.084.000 bagi 45 warga dengan total 1 Kepala Keluarga (KK) sebanyak Rp.300.000 yang bersumber dari Alokasi Dana Ohoi (ADO) tahun 2021. Sementara untuk bahan-bahan Covid-19 dibagikan 150 paket untuk seluruh warga masyarakat Ohoi Fako. Satu paket bahan-bahan covid, terdiri dari 1 pac tizu besar, 1 botol sabun isi ulang, 1 botol sabun cuci tangan, 1 botol handsanitizer dan 1 pac masker non-medis.
 
Berita Terkait
Berita Lainnya