,
27 Desember 2020 | dibaca: 109 Kali
Korban Tenggelam Di Amuntai Ditemukan.
noeh21
Amuntai – tabloidskandal.com
Muhammad Nabil berusia 14 tahun Warga Kelurahan Sei Malang korban tenggelam di Sungai Nagara Amuntai, ditemukan sudah tidak bernyawa oleh tim penyelam, Sabtu 26 Desember pukul 11:45 sehari setelah korban dinyatakan tenggelam yaitu tanggal 25 Desember sekitar pukul 17:00 saat bersama dengan teman temanya bermain di Sungai Nagara tepatnya di seputaran tugu itik.
 
Muhammad Nabil merupakan putera ke 2 dari 4 bersaudara dan merupakan putera dari pasangan Abd Wahid dengan Sri Wili Yuliani (Swasta) yang bertempat tinggal di Sei Malang adalah siswa salah satu SMP IT yang duduk di kelas 2 dan merupakan anak yang baik dan selalu taat kepada orang tua hal tersebut disampaikan oleh orang tuanya sesaat sebelum kedatangan korban dirumah duka.
 
“ Nabil ini merupakan anak yang patuh dan penurut, setahu saya dia tidak pernah bermain disana (sungai Nagara) dia tidak pandai berenang namun entah apa yang ada dibenaknya pada hari itu sehingga kabar duka yang kami terima, ” ungkapnya.
 
Salah satu tetangga korban Amang Yudi menambahkan bahwa selain patuh dengan orang tua anak ini juga taat dalam beribadah
 
“Nabil ini selalu taat menjalankan ibadah dia selalu melaksanakan shalat berjamaah, bahkan dihari kejadian tersebut korban masih melaksanakan shalat ashar berjamaah dan sempat menghadiri acara selamatan dirumah warga, setelah itu kabar duka juga kami terima, ” ujar Amang Yudi dengan raut muka sedih.
 
Dalam proses pencarian, puluhan tim dikerahkan baik dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Hulu Sungai Utara (HSU) sendiri ataupun BPBD dari daerah tetangga seperti dari Kabupaten Balangan, Tabalong, Hulu Sungai Tengah (HST), Hulu Sungai Selatan (HSS) disamping tim Sars, regu penolong, BPK dan organisasi sosial lainnya baik yang ada di akbupaten HSU bahkan dari Kabupaten luar HSU juga ikut serta dalam pencarian
 
Dimulai sesaat setelah korban dinyatakan tenggelam Jum'at sekira pukul 17:00 seluruh tim bergerak melakukan pencarian, ada yang melakukan penyelaman di sekitar titik 0 atau ditempat yang dicurigai asal korban hilang, ada yang melakukan penyisiran di aliran sungai tersebut, mereka selalu semangat dan pantang menyerah walaupun cuaca hujan bahkan malam pun mereka tetap lakukan pencarian namun sampai esok hari Sabtu Pagi pun tim masih belum berhasil menemukan korban.
 
Baru sekitar pukul 10:00 ada secercah harapan dengan kedatagan Tim Penyelam dari Nagara HSS, hanya dengan menggunakan perahu motor atau klotok kecil sebutan masyarakat HSU dan dengan peralatan mesin pompa udara bertekanan atau kompresor,  tim yang terdiri dari 3 personil ini masing - masing 2 orang penyelam dan 1 orang operator mesin dengan cekatan melakukan penyelaman dan setelah beberapa jam melakukan pencarian akhinya tim penyelam tersebut berhasil menemukan korban sekitar pukul 11.45 di dekat tempat korban dinyatakan hilang dan selanjutnya di bawa kerumah sakit Pembalah Batung Amuntai untuk keperluan otopsi.
Sebelumnya tim penyelam melakukan pencarian mesin boat milik satu salah satu tim yang terlepas saat malakukan pencarian.
 
Tim penyelam dalam melakukan aksinya hanya mengandalkan udara yang bertekanan yang di alirkan melalui selang dan di manfaatkan oleh penyelam sebagai alat bantu bernapas didalam kedalaman air.Tim penyelam ini merupakan tim yang sudah beberapa kali melakukan pencarian korban tenggelam dan bukan hanya di Kal-Sel bahkan sering melakukan pencarian diProvinsi lain seperti Provinsi Kal Teng hal ini disampaikan oleh satu personil tim yaitu Yuni.
 
“ Sudah belasan tahun kami beraktifitas seperti ini jadi sudah banyak korban kami temukan dan sudah banyak daerah kami datangi bahkan kami juga pernah ke Kalimantan Tengah, ” katanya.
 
Masih menurut Yuni bahwa pekerjaan ini penuh resiko namun kami akan tetap membantu Melakukan pencarian ini sangat sulit karena harus melakukan penyelaman dimana arus dan kedalaman air dapat membahayakan kami namun rasa kemanusiaan lah yang membuat kami begini, .
 
 Sementara itu Rusdi yang merupakan Paman Korban mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat HSU.
(Diskominfo HSU)
Berita Terkait
Berita Lainnya