,
17 Agustus 2019 | dibaca: 369 Kali
1.245 Warga Desa Sesela  Terlindungi  BPJS Ketenagakerjaan
noeh21

Lombok, Skandal

Sebanyak 1.245 Warga Desa Sesela  terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan  yang kepesertaannya berasal  dari aparat desa, pegiat pasar, petani dan lainnya.

"Jika seluruh aparat desa sudah memahami pentingnya akan jaminan sosial ketenagakerjaan, diharapkan seluruh masyarakat pekerja di desa ini juga bisa teredukasi dengan baik," jelas Agus Susanto, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan di Desa Sesela,Gunungsari, Lombok Barat, Kamis (15/8/2019).




Dijelaskan inisiatif awal pembentukan desa sadar jaminan sosial ini bermula pada tahun 2017.  Saat itu sebanyak 276 desa dinobatkan sebagai desa sadar jaminan sosial ketenagakerjaan yang dilanjutkan pada tahun 2018 sebanyak 201 desa.

"Pada  penghujung tahun 2019 nanti, Indonesia sudah memiliki 675 desa yang resmi menjadi desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan," tambah Agus.

Agus mengungkapkan Desa Sesela merupakan desa keenam dari ratusan desa yang akan diedukasi untuk membudayakan jaminan sosial demi kebutuhan bagi masyarakat dalam menghadapi resiko sosial yang terjadi.

Desa Sesela merupakan desa ke 6 yang diresmikan sebagai desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan pada tahun ini. "Kami merencanakan sebanyak 198 desa akan diresmikan sebagai desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan," kata Agus.

Ditambahkan,salah satu syarat dinobatkannya sebuah desa sebagai desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan adalah dengan terdaftarnya para aparatur desa pada program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan yang diselenggarakan oleh BPJS Ketenagakerjaan.

Sementara Bupati Lombok Barat, H Fauzan Khalid, mengapresiasi langkah BPJS ketenagakerjaan yang telah menjadikan Desa Sesela sebagai salah satu desa sadar jaminan sosial ketenagakerjaan di Indonesia.

Ia berharap upaya itu  bisa memotivasi desa lainnya di Kabupaten Lombok Barat untuk menjadi peserta program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan untuk masa depan.




"Banyak orang berpikir hidup itu dari  masa lalu untuk sekarang namun sebenarnya  hidup adalah untuk sekarang dan  masa depan yang  lebih baik. Dan itu ada dalam ajaran Al Quran," katanya.

Peresmian Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan Sesela dilakukan langsung oleh Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto, Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, Guntur Witjaksono bersama Bupati Lombok Barat, Fauzan Khalid meresmikan Desa Sesela sebagai desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Hadir pula Deputi Direktur Wilayah Bali, Nusa Tenggara, Papua (Banuspa) BPJS Ketenagakerjaan, M. Yamin Pahlevi, dan Kepala Kantor Cabang Nusa Tengara Barat (NTB), Sony Suharsono.( RAHMAT)
Berita Terkait
Berita Lainnya