Tutup Menu

Warga Palimbangan Pilih Budidaya Patin

Selasa, 12 Januari 2021 | Dilihat: 848 Kali
    
Amuntai – tabloidaskandal.com
Kolam/tambak ikan menjadi pilihan warga Desa Palimbangan Kecamatan Haur Gading untuk mensejahterakan keluarganya. Dari luasan lahan didesa tersebut hampir  disetiap lahan milik warga menjadi kolam/tambak ikan. Dari sekian banyak kolam/tambak tersebut, ikan patin lebih mendominasi daripada jenis ikan tambak lainnya.
 
Selain perawatan yang agak mudah dan efektif dikolam yang tidak mengalir, waktu panen yang dan hasil panen mencapai puluhan ton per panennya serta penjualan ikan yang cukup mudah menjadikan ikan patin pilihan warga dalam membudidayakan ikan seperti yang dikatakan oleh Ridwan seorang petani ikan di Desa Haurgading yang ditemui kru kominfo senin (11/1) tadi.
 
"ikan patin cukup mudah pemeliharaannya dan untuk penjualannya cukup mudah, karena ikan patin banyak yang suka" ujarnya. Ridwan yang memiliki 1,5 hektar kolam ikan tersebut menambahkan bahwa ikan patin dapat dipanen dalam kurun waktu empat bulan dan dapat mencapai 50 ton dalam satu kali panen.
 
Dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam budidaya ikan, warga Desa Palimbangan juga membuat kelompok pembudidaya ikan dengan nama Harapan Bersama.  dikelompok tersebut penyuluh dan warga saling bertukar ilmu pengetahuan dan keterampilan budidaya ikan serta mencari solusi bersama dalam mengatasi masalah yang timbul dalam membudidayakan ikan sehingga produksi ikan dapat meningkatkan kesejahteraan sesuai haraan semua warga.
 
Dari kelompok tersebut mendapat pengetahuan bahwa kolam yang telah  dipanen haruslah dibersihkan dari endapan lumpur terlebih dulu dengan mengunakan mesin penyedot lumpur, setelah dibersihkan dari lumpur kolam kemudian diisi kembali dengan air dan ditaburi garam. Hal ini dilakukan agar PH atau tingkat keasaman air dapat terjaga dengan baik.
 
Selain itu, para petani juga mendapat pengetahuan bahwa musim kemarau merupakan musim yang paling baik dalam berbudidaya ikan, dikarenakan pada musim tersebut pengelolaan tingkat keasaman air lebih mudah daripada musim penghujan yang menyebabkan suhu air dan tingkat keasamannya selalu berubah-ubah.
 
Hingga saat ini kolam/tambak ikan lebih menjanjikan potensi kesejahteraan daripada pencaharian yang lain, sehingga warga Desa Pimbangan lebih memilih budidaya ikan patin tersebut untuk meningkatkan pendapatannya. Dan semoga warga HSU lainnha dapat terinspirasi dengan liputan kami kali ini.
 (Diskominfo HSU – Putra)

Dapatkan Info Teraktual dengan mengikuti Sosial Media TabloidSkandal.com