Wakil Bupati Tapin Berikan Hadiah untuk Paskibraka dan Santunan Bagi Para Pejuang Veteran
Kamis, 13 November 2025 | Dilihat: 298 Kali
Tabloidskandal. Com – Tapin || Wakil Bupsti Tapin H Juanda menyerahkan hadiah kepada anggota paskibraka dan Menyantuni para pejuang veteran dalam rangka memperingati hari pahlawan 10 Nopember 2025
Suasana haru bercampur bangga mewarnai halaman Kantor Bupati Tapin, Senin (10/11/2025). Dalam peringatan Hari Pahlawan 2025,
Pemerintah Kabupaten Tapin menyalurkan hadiah dan santunan bagi para putra-putri daerah berprestasi serta pejuang veteran.
Wakil Bupati Tapin H. Juanda yang memimpin upacara menyebut peringatan Hari Pahlawan bukan hanya ajang refleksi sejarah, tetapi juga momentum untuk menumbuhkan semangat kebangsaan di tengah generasi muda.
Pemerintah daerah bangga dengan putra-putri Tapin yang telah mengharumkan nama daerah di tingkat nasional dan provinsi. Mereka menunjukkan bahwa semangat kepahlawanan bisa hidup di masa kini,” ujarnya.
Dalam upacara tersebut, Pemkab Tapin menyerahkan penghargaan berupa uang tunai kepada empat anggota Paskibraka 2025 asal Tapin. Alvina Dhiya Kamila Faradisa, yang terpilih sebagai anggota Paskibraka tingkat nasional, menerima Rp10 juta. Sementara dua anggota Paskibraka Provinsi Kalimantan Selatan, Annisa As’syfa Ganefe dan Salsabila Mumtaza, masing-masing memperoleh Rp4,5 juta. Selain itu, Muhammad Rofiq, purna Paskibraka Indonesia yang pernah bertugas di tingkat nasional pada 2024, juga mendapatkan Rp4,5 juta.
Menurut H. Juanda, penghargaan itu bukan sekadar bentuk apresiasi, melainkan dorongan agar generasi muda terus berprestasi.
Menjadi Paskibraka berarti menjadi teladan. Disiplin, tanggung jawab, dan cinta tanah air harus terus tumbuh dalam diri mereka,” kata Juanda.
Kebahagiaan juga terasa di kalangan para veteran Tapin. Sebanyak 30 veteran serta 180 janda dan anak veteran menerima santunan dari pemerintah daerah, masing-masing sebesar Rp600 ribu untuk veteran dan Rp500 ribu untuk janda. Lima perwakilan menerima secara simbolis di upacara tersebut.
Wabup Juanda mengatakan, santunan itu merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap jasa para pejuang yang telah mengorbankan segalanya untuk bangsa.
Santunan ini bukan tentang nilainya, melainkan tentang penghargaan. Kami ingin memastikan bahwa perjuangan mereka tidak pernah dilupakan,” ujarnya.
Dalam amanat Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf yang dibacakan Wabup, ditegaskan bahwa perjuangan masa kini bukan lagi dengan senjata, melainkan dengan ilmu, kerja keras, dan pengabdian.
Kemerdekaan tidak lahir dari kemudahan, tetapi dari keberanian dan keikhlasan. Kini tugas kita meneruskan perjuangan itu dengan tindakan nyata,” ucapnya.
Upacara ditutup dengan doa bersama dan penghormatan kepada arwah para pahlawan. Di tengah udara pagi yang sejuk, semangat kebangsaan terasa menyala — bukan hanya di antara para pejabat dan aparat, tetapi juga di hati generasi muda Tapin yang terus belajar untuk mencintai negerinya.