,
15 Juli 2020 | dibaca: 229 Kali
Tuan Guru Jerowaru Nyatakan Dukung Ahmad Ziadi-Lalu Aswatare
noeh21


Lombok Tengah

Suhu politik Lombok Tengah yang kian hangat jelang Pilkada serentak yang akan digelar KPU pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang. Para calon seolah kian memacu para pasangan Balon Kandidat Bupati/Wakil Bupati untuk meraih tiket berupa SK dari Parpol pengusungnya serta mendapatkan simpati masyarakat sebanyak banyaknya.

Salah satu pasangan Balon Bupati Wakil Bupati Lombok Tengah yang mengaku paling miskin yakni pasangan Ahmad Ziadi-Lalu Aswatara meraih dukungan langsung dari Pimpinan Yayasan Al- Yatama wal Masakin Jerowaru dibawah pimpinan TGH. Mukhtar dan sejumlah Ulama.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh TGH. Mukhtar yang dikenal dengan panggilan Tuan Guru Jerowaru saat berkunjung ke kediaman Lalu Aswatara pada Selasa 14 juni 2020.

“Saya dukung pasangan Ahmad Ziadi dan Lalu Aswatara 100% dan telah dinyatakan secara bersama sama oleh seluruh jama’ah pengajian. Kami akan terus berikhtiar dengan upaya upaya yang diridhoi Allah,” tegasnya.

Usai melepas tamu kehormatannya secara terpisah, Lalu Aswatara kepada media mengatakan bahwa selain Tuan Guru Jerowaru banyak juga memperoleh dukungan dari para tokoh agama dan Ulama lainnya dari luar Lombok Tengah, namun memiliki jama’ah pengajian di wilayah Lombok Tengah.

“Alhamdulillah berkat Moto pasangan Laakhawala wala Quwata’illa billahil aliyil adziim Allah menuntun para tuan Guru besar maupun kecil untuk datang memberikan dukungan secara langsung kepada kami. Bukan hanya Tuan Guru di Lombok Tengah, bahkan para Tuan Guru di luar Lombok Tengah tapi punya jama’ah di wilayah Lombok Tengah juga datang memberikan pernyataan dukungannya secara langsung. Mudah mudahan ini pertanda keperpihakan Allah kepada kami, dan kami pasangan Ahmad Ziadi dan Lalu Aswatara adalah pasangan paling miskin dan tidak punya uang sehingga kami tidak memiliki tim sukses yang berlapis lapis, kami cukup dengan para relawan yang mau berikhtiar dengan istiqomah dan ikhlas,” ungkapnya.

Terkait dengan partai pengusung Aswatara mengaku telah mengantongi surat rekomendasi dari Partai Demokrat dan PPP dan telah dicantumkan diballigo maupun sticker sosialisasinya.

“Kami sudah mendapatkan surat rekomendasi dari Partai Demokrat dan PPP tinggal menjemput SK DPPnya. Masalah polling yang beredar kami tidak akan pernah percaya kepada lembaga pelaksana polling karena semua bisa direkayasa tergantung  bayarannya,” tegas tokoh yang telah memiliki pengalaman 10 tahun sebagai Inspektur Inspektorat Lombok Tengah ini. (N3G)
Berita Terkait
Berita Lainnya