Tabloidskandal.com- Jakarta || Kamel Marvin, Caretaker PARFI (Persatuan Artis Film Indonesia) mengakui, pengurus PARFI sudah demisioner cukup lama. Olehnya itu, perlu diadakan kongres untuk memilih ketua umum dan pengurus yang baru.
"PB PARFI sudah kosong. Untuk mengisi kekosongan itu, kita harus percepat kongres. Tadinya kita jadwalkan di tanggal 25-26 April 2025. Tetapi melihat kesiapan kita dan panitia, ternyata panitia lebih hebat dan lebih siap. Jadi kita majukan Februari sebelum puasa. Sehingga terdapat ketum baru dan pengurus baru," ungkapnya,Kamis (06/02/2025), di Kantor PARFI Jakarta.
Disinggung soal jabatan caretaker yang melekat pada dirinya, Kamel Marvin membeberkan, perjalanan terjadinya caretaker ini memang sangat unik. caretaker ini lahir dari kehendak anggota. Sebagian besar anggota dan memenuhi quorum. Dimana, tanggal 23 Desember ketika PB PARFI menyatakan dirinya demisioner. Maka, anggota PARFI mengangkat seorang caretaker dan kebetulan saya yang diamanahkan sebagai ketua caretaker. Saya harus menjalankan amanah itu, sesegera mungkin.
"PARFI ini harus dibenahi secara proporsional yang akan datang. PARFI harus berubah, tidak boleh seperti yang lalu. Tidak boleh diurus dengan kondisi menjalankan roda organisasi dengan yang sifatnya improvisasi. PARFI punya aturan AD/ART, punya panduan untuk menjalankan roda organisasi. Selama ini, kami melihat panduan ini tidak dipakai. Sangat jelas AD/ARTnya tidak dipakai. Ada mosi percaya dari anggota terhadap PB PARFI Kongres 2020. Maka terjadilah caretaker. itu riwayat dan historinya," bebernya.
Sementara itu, sebagai Sekretaris Panitia Pelaksana, Mutiara Sani menjelaskan, sampai hari ini yang sudah mengkonfirmasi ikut kongres, anggota PARFI dari 22 provinsi. Sebanyak hampir 500 anggota yang tersebar di Indonesia.
"Kongres berlangsung tanggal 19 sampai 20 Februari 2025 di Auditorium RRI. Kami pastikan sudah memenuhi quorum untuk dilaksanakan kongres," tegasnya.
(ulin)