,
12 September 2019 | dibaca: 451 Kali
Pemadaman Listrik, Diduga PLN Larat Gelapkan Jatah Bahan Bakar Minyak 
noeh21


Saumlaki, Skandal

PLN Kota Larat diduga menggelapkan jatah bahan bakar minyak tatkala pemadaman lampu pada setiap setengah hari. Bahkan pada beberapa Desa yang ada di kota larat terkadang terjadi pemadaman 1×24 jam.

Wartawan media ini ketika berada di  kota larat beberapa hari yang lalu, mendatangi masyarakat guna mempertanyakan pemadaman lampu setiap setengah harinya membenarkan hal tersebut.

Salah satu masyarakat yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, PLN di kota Larat ini dinyalakan pada jam 07.00 malam sampai jam dua belas siang saja. Sedangkan dari jam dua belas siang sampai jam tujuh malam, lampu dipadamkan lagi. 

Ia menambahkan, di Desa Kelyobar, Desa Kelaan dan Desa Lemdesar Barat dan Desa Lemdesar Timur sering terjadi pemadaman 1×24 jam. 

"Hingga kini tidak tahu alasan dan apa penyebab terjadi pemadaman yang dilakukan oleh PT. PLN Kota Larat hingga saat ini  belum ada sosialisasi dan penjelasan dari PLN sendiri." tuturnya.

Bahkan diduga ada permainan pegawai atau pimpinan PLN kota Larat sengaja memadamkan lampu guna menghemat bahan bakar minyak, sehingga sisanya bisa dapat dijual ke perusahan lain untuk mendapatkan keuntungannya," paparnya.

Wartawan media ini mencoba mendatangi kantor untuk dikonfirmasi. Namun pimpinan keluar (ke Desa Lemdesar). Setelah itu, pimpinan PT. PLN Kota Larat Davit Matatula  di hubungi lewat via teleponnya  mengatakan akan memberikan penjelasan saat kembali dari Lemdesar. Namun setelah kembali dari Lemdesar, wartawan kembali mencoba menghubungi yang
bersankutan untuk memberi hak jawabnya, yang bersangkutan tidak mau menerima telpon lagi.
Berita Terkait
Berita Lainnya