Tutup Menu

Pasukan Semut Sikat Habis Sampah Di JIS

Selasa, 09 Agustus 2022 | Dilihat: 489 Kali
Tujuh Relawan Operasi Semut yang Dikomandoin Mochamad Farid (Foto Novilia)
    
Pelapor : Novilia
Editor    : H. Sinano Esha

JAKARTA –Tabloidskandal.com ll Dalam tempo belasan menit saja, sampah yang terkumpul di kawasan Jakarta International Stadium (JIS) akibat ulah tak bertanggung jawab pengunjung, hampir sepuluh kilo. Jumlah limbah tak sedikit itu telah mengotori Plaza Selasar Timur yang menjadi kebanggaan warga Jakarta.

Sampah berupa bekas kemasan makanan dan minuman ringan yang tercecer di kawasan JIS, dikumpulkan oleh kelompok relawan tergabung pada Semut (seputar masyarakat utara) yang merupakan anak kampung sini (Akamsi).

Dari pemantaun Tabloidskandal.com pada Senin (8/8/2022), Operasi Semut yang beranggotakan tujuh relawan nampak melakukan pembersihan di di seputar kawasan JIS. Sampah-sampah itu dikumpulkan secara manual, kemudian di tempatkan di kantong plaltik besar, untuk selanjutnya dibawa ke lokasi pemilihan di bank sampah setempat.

“Sangat disayangkan, kawasan publik ini jadi kotor dan kumuh akibat ulah orang tak bertanggung jawab, membuang sampah sembarangan,” keluh koordinator lapangan (Korlap) Operasi Semut, Mochamad Farid.

Dijelaskan, ada asumsi buruk pengunjung kalau sampah yang di buang akan dibersihkan oleh petugas setempat. Lantaran pemikiran sesat itu akhirnya limbah makanan dan minuman berserakan di mana-mana.

“Padahal pengelola JIS telah menyediakan banyak tempat sampah, agar kawasan publik bersih. Tapi, sepertinya, budaya agar sadar buang sampah pada tempatnya, masih jauh dari harapan,” ujar Farid.

Menurutnya, dengan adanya Operasi Semut setidaknya bermanfaat bagi lingkungan dikawasan JIS, dan dapat menciptakan “Jakarta Sadar Sampah” di tengah masyarakat.

Dalam kaitan ini, lanjut Farid, kunci pentingnya adalah memberikan educator (pendidikan) kepada masyarakat agar jangan membuang sampah sembarangan jika di ruang publik tak tersedia tempat sampah.

“Dalam waktu dekat, pengelola JIS akan melakukan program penyuluhan tata laku (edukasi) kepada pengunjung melalui signage (papan informasi), pemaparan oleh tim educator, dan para petugas kebersihan yang secara rutin merawat kawasan ini,” jelasnya lebih jauh.

Sementara Operasi Semut yang dilakukan Akamsi, menurut Farid, adalah aksi rutin para pemuda dan masyarakat setempat atas kesadaran tanggung jawab menjaga JIS agar tak kumuh dan kotor.

“Ini murini kegiatan rutin Akamsi dan warga setempat dari berbagai latar belakang. Kami berharap hal ini menjadi budaya yang baik, dan memotivasi masyarakat lainnya agar bertanggung jawab terhadap lingkungannya,” pungkasnya.
 

Dapatkan Info Teraktual dengan mengikuti Sosial Media TabloidSkandal.com