,
25 Maret 2021 | dibaca: 52 Kali
Musrenbang RKPD KKR, Kabupaten Tahun 2022. Pemulihan Penanjakan Ekonomi dan Jalan Poros Jadi Prioritas.
noeh21
Kubu Raya – tabloidskandal.com
Musrenbang Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kubu Raya bertempat di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Jalan Arteri Supadio, Rabu, 24/03/21.
 
Dalam Musrenbang Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Kubu Raya ini dihadiri oleh Gubernur Kalbar di wakili Sekda Provinsi Kalbar A.L.Leysandri, Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan, SH, Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo, SE, M. Sos, Anggota DPRD Kubu Raya, TNI/Polri, Kepala Kejaksaan Negeri Mempawah Yang mewakili Serta unsur SKPD, Tokoh masyarakat.
 
Giat RKPD ini di buka oleh Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan, SH. Ia mengatakan Musrenbang ini adalah untuk menajamkan perencanaan pembangunan di Kabupaten agar dapat dipacu lebih cepat. Musrenbang dan bukan sekadar rutinitas tahunan, sebutnya,
 
“Namun ini adalah media bagi kita untuk mengidentifikasi dan lebih menspesifikasi perencanaan untuk tahun depan. Sekaligus memperkuat bagaimana pelaksanaan tahun ini kita genjot lebih cepat. Termasuk juga dana desa dan perencanaan di desa bahkan Program Kesehatan yang ada di desa.” tuturnya.
 
Muda mengungkapkan memberikan alokasi untuk musrenbang di desa dan kecamatan agar ada penajaman, baik terkait program-program pembangunan regular dan pelayanan dari dinas-dinas terkait, maupun pemberdayaan ekonomi warga dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.
 
“Nah, ini juga semua dirangkum supaya nanti kita tajamkan. Apalagi kita ke depan sudah akan memulai pada tahun ini dengan sistem pendataan berbasis keuangan atau geospasial,” ujarnya.
 
"Nah Kubu Raya menanjak, istilah menanjak di sini bukan menanjak terus, namun yang lemah melempan kita tajamkan, perkuat serta jatuh kita naikkan" tambahnya.
 
Ia mengungkapkan penerapan sistem pendataan berbasis geospasial akan mengoptimalkan semua perencanaan. Sehingga akurasi akan lebih tinggi dan menghindari terjadinya inefisiensi serta tumpang tindih.
 
“Pendataan geospasial membuat supaya sasaran setiap rumah tangga itu akan terpetakan dengan baik dan ini akan menavigasi, baik pihak kabupaten maupun desa serta menjadi data dasar. Nah, inilah yang sebenarnya juga kita perkuat.
 
Terkait prioritas pembangunan di kecamatan, Muda mengungkapkan infrastruktur dasar masih menjadi prioritas pemerintah daerah, baik infrastruktur jalan poros, jalan-jalan antar desa, maupun jembatan, terlebih letak wilayah kecamatan yang bergeografis begitu luas.
 
“Jadi memang untuk mengejar itu butuh proses, karena jarak yang luas. Namun begitu sektor - sektor lain di antaranya pendidikan Kesehatan maupun pertanian juga tidak kalah diprioritaskan. Karena kita tentu berupaya agar dana desa juga maksimal di situ,” ungkapnya.
 
Agus Sudarmansyah Ketua DPRD Kabupaten Kubu Raya menyebutkan, bahwa pembangunan infrastruktur menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah. Sebab Kabupaten Kubu Raya mempunyai wilayah sangat luas dan rentang jarak yang jauh antar desa dan kecamatan.
 
“Kita prioritas tetap jalan-jalan poros baik itu yang menghubungkan antar Kecamatan maupun jalan kabupaten.” Ujar agus
 
Agus menerangkan infrastruktur jalan menjadi satu di antara standar pelayanan langsung kepada masyarakat. Sebab mobilitas masyarakat sangat bergantung pada ketersediaan dan kondisi kelaikan jalan yang ada.
 
“Nah, ini terkait dengan aktivitas ekonomi masyarakat. Selain itu juga untuk memudahkan masyarakat mengurus berbagai dokumen kependudukan dan hal-hal penting lainnya. Kalau infrastruktur jalan-jalan poros ini terbangun, maka semua aktivitas akan lebih mudah.” tambah Agus.
(RH)
Berita Terkait
Berita Lainnya