Tutup Menu

Komisi Pemilihan Umum  Hulu Sungai Utara Adakan Deklarasi Pemilihan Damai.

Kamis, 10 September 2020 | Dilihat: 751 Kali
    


Amuntai, Skandal

Bertempat didepan kantor KPU yang dihadiri Bupati HSU, Wakil Bupati HSU, Kapolres, Dandim 1001 Amuntai-Balangan, Kejaksaan, Ketua DPRD, Banwaslu, Ketua Gugus tugas percepatan penanganan covid-19 HSU, Kepala KOMINFO HSU, KPU, perwakilan Parpol, dan masyarakat sekitar.

Meski dilaksanakan ditengah Pandemi Covid-19, Pilkada serentak tahun 2020 yang dilaksanakan diseluruh Indonesia khususnya di Kabupaten HSU harus tetap mengutamakan keselamatan dan kesehatan seluruh warga yaitu dengan tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan. Hal tersebut tentunya menjadi ranah yang paling penting, mengingat angka positif covid-19 di Kabupaten HSU belum menunjukkan penurunan yang signifikan. Hal tersebut disampaikan Wahid saat menghadiri kegiatan Deklarasi Pilkada Damai pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan tahun 2020.

Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Afri Darmawan dalam sambutannya menyampaikan "kita akan buatkan pengamanan serentak pada tanggal 9 Desember 2020, Polres Hulu Sungai Utara siap mengamankan tahapan pemilihan Gubernur di Kabupaten HSU, 
adapun langkah yang harus kami laksanakan 





Pertama men Rakor, dengan KPU dan Bawaslu HSU,  Kedua melaksanakan keamanan kantor KPU, Bawaslu, dan gudang Logistik, Dan yang ketiga 

Dari jumlah pemilih  Kab HSU sebanyak seratus enam puluh ribu enam ratus empat puluh tujuh, (160.647) dan TPS sebanyak 507 TPS. Pengamanan dari Polres HSU 85 personel dari DANDIM sebanyak 60 personel".

Bupati dalam sambutannya mengatakan "Deklarasi Pemilihan damai dan protokol kesehatan covid-19 yang kita laksanakan pada hari ini tidak lain adalah bentuk nyata dari bagian upaya kita dan komitmen kita, untuk bersama sama mewujudkan pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan tahun 2020, khususnya diwilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara yang aman, damai, berkualitas dan bermartabat dengan tetap menjaga dan memperhatikan protokol kesehatan covid-19"

Dalam rangka mensukseskan pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan yang aman dan damai, maka satu unsur penting yang sangat menentukan sukses atau tidaknya pesta demokrasi ini adalah adanya partisipasi dari seluruh elemen masyarakat.

Wahid juga mengajak kepada seluruh elemen masyarakat serta semua pihak terkait, Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Kabupaten Hulu Sungai Utara sebagai penyelenggara, Panwaslu/Panwaslih yang melakukan tugas pengawas, pasangan calon/partai politik sebagai peserta pemilu.

Kepala KPU Rina Mei Saputri menjelaskan acara deklarasi pemilu damai adalah kegiatan nasional yang dilaksanakan serentak di seluruh Wilayah indonesia yang melaksanakan pemilihan, di tandai dengan pembacaan ikrar bersama dan pemasangan masker secara simbolis, di setiap pelaksanaan tahapan Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) HSU sudah dilengkapai dengan APD guna mencegah penularan Covid-19, 

Proses pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur sudah sampai tahapan rapat pleno DPS( Data Pemilih Sementara sabtu 12 September 2020 bertempat di kantor camat Amuntai Tengah.

Rina juga berharap kerja sama semua pihak sehingga pelaksanaan berjalan dengan lancar dengan diterapkannya protokol kesehatan.

Dilanjutkan dengan pembagian masker di Bundaran kota Amuntai oleh peserta deklarasi pemilu damai.(***)
 

Dapatkan Info Teraktual dengan mengikuti Sosial Media TabloidSkandal.com