Hj. Maryam: Jangan Jadikan Media Massa Pemecahbelah Bangsa
Kamis, 10 Februari 2022 | Dilihat: 596 Kali
Hj. Maryam, Kader MKGR Gorontalo (foto istimewa)
Penulis : Sunarto H, Yusuf
Editor : H. Sinano Esha
GORANTALO –Tabloidskandal.com ll Berita yang benar, harus terkonfirmasi, jelas narasumbernya, dan bukan hoak (kebohongna publik). Dan jangan sampai kehadiran media online (massa) menjadi alat pemecah belah persatuan dan kesatuan anak bangsa.
Demikian ditegaskan Hj. Maryam, kader Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) yang juga pengurus Barisan Pemuda Nusantara (Bapera) Gorontalo, dalam suatu forum diskusi memperingati Hari Pers Nasional (HPN) dengan insan pers Gorontalo di Kafe Danau Limboto, Rabu (9/2/2022).
Dia juga berharap, lembaga seperti Dewan Pers dapat mengayomi insan pers lebih maksimal, sehingga secara proposional setiap jurnalis dapat melaksanakan tugas jurnalistiknya lebih profesional. Bukan menjadi wartawan abal-abal, yang tak bisa nulis, tapi gayanya seperti jurnalis setengah dewa, merasa paling hebat.
“Sebab, berita yang benar itu, harus terkonfirmasi, narasumbernya harus jelas, dan bukan berita hoak yang menyesatkan. Jangan sampai, kehadiran media-media online yang tumbuh bagai jamur di musim hujan belakangan ini, menjadi alat memecah belah persatuan dan kesatuan anak bangsa,” papar Maryam yang hadir didampingi Aty Hoesa.
Lebih lanjut Srikandi di organisasi Pemuda Pancasila itu mengatakan, dengan kehadiran Media Independen Online (MIO) di Provinsi Gorontalo setidaknya bisa menjadi lokomotif perubahan, sekaligus mengedukasi para jurnalis diwilayahnya dalam hal menyajikan berita-bertita yang aktual, ter-update dan tidak melanggar Kode Etik Jurnalistik serta Undang-Undang No. 40 Tahun 1999 tentang Pers (UU Pers).
"Baru kali ini kami terlibat dalam Perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2022. Walaupun dalam kesederhanaan, tapi kami merasakan makna dan kesan yang positif. Untuk itu, kami berterima kasih dan menyambut baik kehadiran organisasi pprusahaan Pers di wilayah Gorontalo," ujar Hj.Maryam.
Pada kesempatan itu Nampak hadir Ketua Umum MIO Indonesia AYS Prayogie, Sekjen Frans Watu didampingi Faisal Tanango dan Ketua Panitia Pelantikan MIO Gorontalo Sulaiman Duke.