,
27 Oktober 2019 | dibaca: 1370 Kali
GNPK  BERSAMA  SABER PUNGLI AKAN GELAR DIKLAT DI KEMENKOPOLHUKAM.
noeh21
 
Skandal pekalongan.

Korupsi atau pungli yang membelit  di negeri ini seakan jadi  budaya yang disikapi jadi tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat.

Pendidikan dan latihan selama dua hari di Pekalongan, yang dugelar DPP GNPK Jawa Tengah bekerja sama dengan Kesbangpol Jawa Tengah mendapat apresiasi dari Dewan pimpinan nasional GNPK Pusat. Dari situ, haul selanjutnya  pendidikan dan latihan akan dilaksanakan di kantor Menkopolhukam.





GNPK (gerakan nasional pemberantasan korupsi) pada jumat dan sabtu 25.26 oktober belum lama ini mengadakan diklat pendidikan dan latihan menyikapi persoalan persoalan di daerah.

Pendidikan dan Latihan selama dua hari di Hotel Horison Jalan Gajah Mada pekalongan itu di hadiri 200an peserta yang datang dari berbagai daerah Jawa Tengah serta di luar Jawa Tengah, termasuk provinsi Banten.

Dibuka langsung oleh  Adi Warman S.H.M.H, Ketua Umum GNPK dan Sekretaris Jenderal GNPK Nagaria S.H.

Turut hadir di acara itu sekaligus jadi narasumber mulai dari Ketua Umum GNPK Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah, Kapolres Pekalongan, Dandim Pekalongan, dan Walikota Pekalongan berjalan sukses dan lancar.

"Dalam rangka memberikan sumbangsih kepada negara dan bangsa ini memang diperlukan para pemuda pemberani untuk turut serta memberantas budaya KKN di negeri ini," ujar Adi Warman.

Sebagai bentuk partisipasi kepada negara dan bangsa,  Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi yang mengedepankan perdamaian, bukan mengedepankan tindakan represif. 

"Terlebih jika di lapangan terjadi persoalan hukum, kalau bisa tidak di teruskan sampai ke peradilan karena akan memakan biaya yang tinggi," ujar Ketua Umum GNPK yang juga lawyer kawakan di ibukota.

Adi menambahkan, GNPK bekerja sama dengan Saberpungli, bahkan diklatpun nantinya akan di tanggung oleh Saberpungli Menkopolhukam. "Jadi jangan khawatir jika mengenai persoalan negara dan bangsa Kemenkopolhukam siap menjadi fasilitatornya," tandas Adi yang juga Ketua Deputi Operasional Saberpungli.

Sementara Ketua GNPK DPP jawa tengah mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya diklat yang digelar selama dua hari.

"untuk GNPK di daerah masing masing segera bermitra dengan institusi terkait dalam rangka membantu persoalan hukum serta menjadikan GNPK sebagai pelopor dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi".ujar  Haji Mastur D.yang juga seorang pengusaha asli dari bumi Kendal Jawa Tengah.

Sekretaris gnpk  Jawa Tengah Rahmad Da'wah berharap gnpk harus jadi garda depan dalam berpartisipasi kepada negara dan bangsa.

"Kalau tidak kita siapa lagi, kalau tidak saat ini kapan lagi".ujar Ustadz bertubuh tambun yang juga ketua pwoi jateng memberi semangat.(@ji456449)
Berita Terkait
Berita Lainnya