,
11 Desember 2019 | dibaca: 393 Kali
FGD  Bahas Bapemperda Penyandang Disabilitas Kabupaten Bojonegoro .
noeh21


Bojonegoro Skandal

Forum Group Discussion dalam pembahasan Raperda usulan Bapemperda tahun 2019 tentang penyelenggaraan hak-hak penyandang disabilitas dan Badan Usaha Milik Desa yang diselenggarakan di Wisma Toyo Aji di Desa Wedi Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro pada 11 Desember 2019.

Dalam FGD(focus group Discussion) Bapemperda dengan moderator Ibnu Suyuti Taufik dari  Universitas Bojonegoro memaparkan menurut Kepala Dinas Sosial Erfan terdapat 7.439 penyandang disabilitas di Bojonegoro  yang tersebar dari  berbagai macam jenis ketrampilan yang diselenggarakan oleh Dinsos Kabupaten.
Menurut Ketua Disabilitas Bojonegoro Samawi pembahasan Bapemperda itu jangan hanya pembahasan saja,  tetapi ada tindak lanjutnya. 

Menurutnya, terbentuknya wadah disabilitas di Bojonegoro untuk mensejahterakan semua anggota. Dia berharap bahwa penyandang disabilitas tidak diskriminasi dalam segala hak pelayanan bagi penyandang disabilitas.

Menurut Ibnu Suyuti sebagai penyelenggara FGD(focus group Discussion) saat di konfirmasi mengatakan bahwa tujuan FGD 2 menggali masukan dan saran untuk sempurna Raperda ke depan.

"Perjalanannya masih panjang serta ini merupakan inisiatif dari DPRD Kabupaten Bojonegoro Komisi C, kemudian ini dilanjutkan ke FGD 3 dalam yang akan datang," tegasnya.(Bond)
Berita Terkait
Berita Lainnya