,
06 Juli 2019 | dibaca: 618 Kali
Bursa Inovasi Desa, Kades Ketapang Raya Ajak Semua Pihak  Gotong Royong.
noeh21
Kades Ketapang Raya bersama pemuda karang taruna gotong royong.


Lotim, Skandal

Bursa Inovasi Desa akan digelar di Desa Ketapang Raya , Kecamatan Keruak, Lombok Timur, diikuti oleh 70 Desa di 5 Kecamatan wilayah selatan. 

Kepala Desa Ketapang Raya Zulkifli mengajak  pemuda Karang Taruna, pendamping Desa, dan masyarakat bergotong royong di lokasi program Bursa Inovasi Desa yang di laksanakan pada tanggal 8 juli 2019 besok.

Zulkifli menyatakan Sabtu siang tadi semua pihak  bergotong royong , bersih - bersih , persiapkan tempat, dan melakukan penataan karena desa  ditunjuk sebagai tuan rumah  pelaksanaan Bursa Inovasi Desa tingkat Kabupaten tahun 2019 ini.



Joko Subianto, Pendamping Desa

Menurut dia,  Kecamatan yang masuk dalam Cluster 1 akan hadir dan membawa produk unggulan dari desa masing - masing, seperti Desa Ketapang dengan  wisata pesisir, makanan kuliner hasil laut, hasil keterampilan yang di buat dari kulit kerang, dipasarkan atau dijual agar ada nilainya  ekonomis.

"Kami terus mengebangkan usaha ekonomi kreatif bagi masyarakat kami untuk menuju desa yang mandiri  menuju Desa Digital sesuai dengan potensi desa kami," ungkapnya.

Menurut Joko Subianto, salah seorang Pendamping Desa menjelaskan , keberadaan Kades Ketapang Raya bergotong royong dalam rangka persiapan Bursa Inovasi Desa.

"Kebetulan  kita di sini ditunjuk oleh Tim Inovasi Kabupaten jadi tuan rumah, karena kita dapat bagian zona 1 atau Cluster satu terdiri dari 5 kecamatan dan 70 desa," tuturnya.

Adapun tujuan  Bursa Inovasi Desa mendorong dan memberikan insentif kepada desa - desa untuk mengalokasikan dana sektor wirausaha, atau pemberdayaan dan meningkatkan kualitas teknis dari semua jenis kegiatan, memberikan peningkatan kapasitas, pembentukan sumber daya manusia sesuai dengan potensi yang ada di desa untuk mengembangkan ekonomi kreatif masyarakat yang lebih maju dan sejahtera menuju desa mandiri 

Ia juga menjelaskan tujuan inti dari bursa inovasi desa ini adalah menguatkan kapasitas tenaga pendamping profesional agar mampu bekerja secara efektif dan strategis.

"Ada tiga hal untuk mendorong produktifitas desa yaitu pertama pengembangan kewirausahaan. Kedua peningkatan kualitas sumber daya manusia dan yang ketiga pemenuhan dan peningkatan infrastruktur pedesaan," pungkasnya(007 M.Amien).
Berita Terkait
Berita Lainnya