,
11 Mei 2020 | dibaca: 689 Kali
Bulog Lubuklinggau Ganti Beras 10 Ton Jadi Premium
noeh21



Lubuklinggau, Skandal

Berita soal Walikota Lubuklinggau H. SN Prana Putra Sohe, Minggu 5/4,  yang menemukan beras 10 ton dari Bulog tidak layak menjadi viral. Beras itu dikembalikan ke Bulog karena tidak sesuai dengan permintaan.

Kepada KCP Wali Kota Lubuklinggau, H SN Bulog Lubuklinggau, Vinaldo Fernandez, Walikota yang juga ketua Gigus Tugas Percepatan Penanganan (,GTTP) Covid 19 LubuklinggauPrana Putra Sohe, Minggu (10/5)  meminta klarifikasi terkait 10 ton beras Bulog yang dinilai tidak layak dibagikan kepada masyarakat sebagai dampak Covid-19 beberapa hari lalu.





Dalam pertemuan itu, Vinaldo menjelaskan dari awal pihaknya telah menolak beras dari Lampung tersebut masuk ke gudang Bulog. Tetapi dalam perkembangannya ternyata beras itu tetap dikirim ke Lubuklinggau. 

"Beras sebanyak 10 ton tersebut sudah diganti dengan beras premium," aku Vinaldo di kantor Senin (11/05/2020) di hadapan media Murexs dan Skandal.

Setelah mendengar penjelasan pihak Bulog, Walikota langsung mengecek kondisi beras di gudang yang berada di gedung Auditorium kompeks eks Perkantoran Pemkab Musi Rawas Taba Pingin.

Wali kota memastikan bahwa beras yang telah dibagikan kepada masyarakat layak untuk dinikmati. Direncanakan stok yang ada digudang akan digunakan untuk pembagian sembako tahap lll guna memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Lubuklinggau.(ed)
Berita Terkait
Berita Lainnya