Tutup Menu

Arsjad Rasjid Sah Jadi Ketum Kadin Indonesia Periode 2021 - 2026

Jumat, 02 Juli 2021 | Dilihat: 134 Kali
    
Sultra – tabloidskandal.com
Musyawarah Nasional (Munas) Kamar Dagang Dan Industri (Kadin) Indonesia, Secara aklamasi menetapkan Arsjad Rasjid menjadi Ketua Umum (Ketum) Periode 2021-2026, kegiatan ini diselenggarakan di Propinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Kota Kendari 30 Juni - 1 juli 2021.
 
Mantan Ketua Komite Tetap Dana dan Sarana Kadin Indonesia Periode 2008 - 2013 Arsjad Rasjid, secara sah terpilih pada Musyawarah Nasional (Munas) Kadin VIII.
 
Meskipun banyak polemik yang tersiar dalam perebutan kursi Ketum Kadin Indonesia tersebut, Anindya Bakrie percaya bahwa perhelatan ini telah menjadi mufakat bersama, kesepakatan ini diharapkan dapat menjadi jawaban bagi pemerintah bahwa munas kali ini sangat harmonis, teduh dan tidak gaduh.
 
"dimana musyawarah nasional ini butuh kemufakatan, jadi ini adalah suatu yang, sebenarnya luar biasa juga, kalau diliat dari enam, tujuh, apa, munas sebelumnya, belum pernah terjadi penetapan, ketua umum dan ketua dewan pertimbangan dimunas, dan sehingga menjadi, istilahnya pembagian tugas yang jelas, " ungkap Anindya Bakrie, kepada awak media dalam Press Conference di Ball room Azizah Hotel Claro, Kamis, (1/07).
 
Tentunya sebagai Ketua Dewan Pertimbangan yang baru saja disahkan dalam Munas ini, Anindya berharap peran kadin kedepannya dapat menjadi salahsatu lokomotif investasi khususnya UMKM Ultra Mikro dan Makro untuk membangkitkan perekonomian indonesia pada masa ketidakpastian ditengah masa pandemi covid saat ini.
 
"saya hanya melihat kedepan tantangan untuk ekonomi dan kesehatan di indonesia ini sangat besar, dan tantangan itu tidak main main, karena krisis kesehatan ini bukan krisis seratus tahunan, kadang kadang dua ratus, tiga ratus tahunan, ini memang bukan suatu yang biasa, sangat luar biasa," ujar Anindya pula.
 
Melihat tantangan ini, lebih lanjut Ketua Umum Kadin Indonesia terpilih Arsjad Rasjid juga mengatakan bahwa dibutuhkan regulasi dan kolaborasi bersama pemerintah setempat agar tercapai perbaikan ekonomi khususnya dimasa pandemi saat ini
 
"tentunya melihat kembali, internal mobilisasi dari pada kadin indonesia, dan juga regulasi yang memperkuat perekonomian indonesia," ungkap Arsjad pula.
 
Olehnya Kadin Indonesia berharap melalui stimulus yang diberikan pemerintah, program UMKM dan Ultra Mikro disetiap daerah dapat terus berkembang, sehingga mampu menciptakan lapangan pekerjaan dan pendapatan masyarakat didaerah.
(Risnawati)

Dapatkan Info Teraktual dengan mengikuti Sosial Media TabloidSkandal.com