Tutup Menu

176 Peserta Didik SMA Negeri 5 Tual Ikuti Ujian Sekolah

Selasa, 23 Maret 2021 | Dilihat: 524 Kali
    
Tual – tabloidskandal.com
Walaupun dihimpit wabah pandemi Virus Corona (Covid-19), pelaksaksanaan Ujian Tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) kembali dilangsungkan secara serentak hari Senin, 22/3/2021.
 
Tidak menutup kemungkinan bagi 176 Siswa-siswi Pesertadidik Kelas XII SMA Negeri 5 Tual untuk mengikuti ujian dimaksud sebagai tahap akhir dalam pelaksanaan proses pembejaran guna menguji serapan ilmu.
 
"Sebagaimana dilaksanakan pasca pandemi tahun 2020 lalu, pelaksanaan ujian tahun ini masih tetap mengikuti prosedur Protokol Kesehatan 3M yaitu Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak dalam rangka mencegah penularan Virus Covid-19." ungkap Kepala SMA Negeri 5 Tual Samuel Kuriake Balubun S.Pd kepada Tabloidskandal.com usai pelaksanaan ujian dimaksuda
 
Balubun menerangkan, ujian perdana pada awal pekan itu diawali dengan pembukaan secara simbolis yang diikuti oleh seluruh Dewan Guru tenaga pengajar dan 176 Pesertadidik Kelas XII dari kedua Program Studi fokasi Sekolah setempat.
 
"Tadi semua siswa hadir didampingi dewan guru sebagai pengawas, mereka mengikuti ujian ini dengan baik. Dan dari 176 ini, kami telah menyiapkan 10 ruangan kelas dengan kapasitas rata-rata sebanyak 18 peserta." sebutnya.
 
Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor Tahun Tentang maka pelaksanaan pendidikan dikembalikan kepada masing-masing Sekolah. Sementara itu, untuk SMA Negeri 5 Tual pelaksanaan ujian sebagaimana telah dilaksanakan akan berlangsung selama enam hari sehingga berbagai kesiapan baik kesiapan paparan materi belajaran maupun pesertadidik telah mapan sampai hari bisa mengikuti ujian yang diselenggarakan Sekolah.

Dirinya optimis bahwa seluruh pesertadidik tentu mampu menjawab seluruh soal dengan baik dalam mencapai target kelulusan sebagaimana yang diharapkan.

"Dalam pelaksanaannya, kami dari pihak Sekolah mengambil kebikan terkait dengan situasi pabdemi maka ujian pagi tadi dengan menggunakan hanphone berbasi android bagi seluruh peserta. Disamping itu pula Sekolah juga mendukung pelaksanaan ujian dimaksud dengan memerikan Tab bagi seluruh peserta." jelas Kepsek.
 
Dilaporkan bahwa pelaksanaan ujian tersebut berlangsung selama enam hari dengan ketentuan dua bidang studi Mata Pelajaran perharinya. Sedang jumlah waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan satu Mata Pelajaran (soal ujian) adalah sebanyak 120 menit (2 Jam) dan waktu istirahat 15 menit.
 
"Saya selaku Kepala Sekolah bersama seluruh guru tenaga pengajar sudah mempersiapkan seluruh pesertadidik kami dengan baik dalam menghadapi ujian ini, termasuk juga psikologinya." papar Balubun.
 
Dirinya juga mwngaku, ada dua siswi mengalami kondisi kamorbit (sakit bawaan) sehingga dari pihak Sekolah kemudian mengambil lankah untuk kemudian mengijinkan siswi yang bersangkutan agar kembali dan mengikuti ujian dari rumah.
 
Lebih lanjut Balubun berharap agar semua siswa-siswu pesertadidik dapat mengikuti ujian dengan baik dan tetap memperhatikan protokol kesehatan selama pelaksanaan ujian berlangsung.
 
Untuk mencapai target kelulusan maka ada penilaian-penilaian khusus dari kami dari pihak sekolah antara lain penilaiana sikap, penilaian prestasi akademik,nilai-nilai raport hasil belajar siswa secara umum untuk menjadi pertimbangan serta nilai hasil ujian sekolah, sehingga meraih prestasi memang penting namun kejujuran itu juga penting." tuturnya.
 

Dapatkan Info Teraktual dengan mengikuti Sosial Media TabloidSkandal.com