Tutup Menu

Pipa Pabrik Kimia Cilegon Meledak, Pertamina Gerem Ketar-ketir

Sabtu, 26 Februari 2022 | Dilihat: 747 Kali
Kapolres Cilegon Kombes Sigit Haryono Menjelaskan Ledakan Pipa Kimia Pabrik MCCI Cilegon (foto istimewa)
    
Pelapor : Fauzi Rahim
Editor   : H. Sinano Esha

CILEGON –Tabloidskandal.com ll Ledakan dasyat pada pipa reaktor berisi cairan kimia dari pabrik milik PT.Mitsubishi Chemical Indonesia (MCCI) Cilegon, Banten pada Rabu 23 Februari  2022, membuat pihak PT Pertamina Gerem yang kebetulan di sebelahnya jadi ketar-ketir. Maklum saja, lokasi insiden itu berada tepat di samping pintu masuk Pertamina Gerem.

"Lokasi ledakan, secara spesifiknya di PTA 1, atau pada pagian Produksi yang berada tepat di samping pintu masuk PT Pertamina Gerem," jelas Kapolres Cilegon Ajun Komisaris Besar Sigit Haryono, pada saat pengecekan di lokasi ledakan, sebagaimana diwartakan Tempo.co, Jumat (25/2/2022).

Di lokasi Kapolres Cilegon didampingi Komandan Gegana Brimob Polda Banten AKBP Ndaru Istimawan serta Manajemen Perusahaan PT MCCI Cilegon. Disebutkan bahwa insiden terjadi akibat salah satu pipa putus dan menimbulkan ledakan di bagian produksi Purified Terephthalic Acid (PTA) 1. Pipa tersebut berisikan bubuk plastik bercampur air dan minyak yang merupakan bahan dasar pembuatan benang baju.

Menurut Sigit Haryono, pasca insiden pihak MCCI sudah berkoordinasi dengan manajemen Pertamina Gerem, menginat plant-nya  berdekatan. Dan dampaknya banyaknya limbah ledakan yang keluar dari ledakan pipa di lokasi Pertamina Gerem.

"Hasil koordinasi, MCCI bertangggung jawab penuh atas kejadian tersebut, dan aktif melakukan koordinasi dengan pihak  Pertamina Gerem untuk dampak terhadap lingkungan," paparnya.

Pada bagian lain Sigit menegaskan, bahwa pihaknya bersama manajemen perusahaan dan Gegana Satbrimob Polda Banten memastikan keselamatan karyawan dari dampak pasca ledakan.

“Tentunya menjaga status quo di pabrik ini, setelah itu melakukan pembersihan terhadap cairan-cairan kimia yang memang baunya menyengat tapi tidak berbahaya," katanya.

Dijelaskan Sigit, sebenarnya pihak PT MCCI berencana akan melakukan maintenance dalam waktu dekat ini, tapi urung dilakukan karena terjadi ledakan  sebelum rencana itu dilaksanakan.

Pasca ledakan di pabrik kimia MCCI, pihak Polres Cilegon bersama Polda Banten melakukan proses penyelidikan. Tim Detasemen Gegana Polda Banten yaitu unit KBR (Kimia Biologi dan Radioaktif) dikerahkan untuk memeriksa dan menganalisa apakah cairan itu akan bereaksi jika bertemu dengan zat kimia lain.Dan sejauh mana dampak buruknya terhadap orang menghirup udara yang telah terkontaminasioleh uap cairan kimia tersebut.

Kapolres Cilegon menjelaskan, ledakan terjadi disebabkan adanya tekanan dari reaktor atau alat untuk membuat zat kimia bahan poliester atau benang. Pada reaktor tersebut dialirkan melalui pipa menuju filter kemudian terjadi kebocoran karena ada perbedaan tekanan.

"Cairannya isinya air panas kemudian dicampur dengan bahan kimia, kemudian ketika terlepas ke udara menimbulkan perbedaan tekanan dan terjadi ledakan atau suara dentuman mendorong pipa-pipa tersebut terangkat kurang lebih 40 derajat yang menyebabkan isinya menyembur keluar," papar Sigit Haryono. 

 

Dapatkan Info Teraktual dengan mengikuti Sosial Media TabloidSkandal.com