,
20 November 2019 | dibaca: 2137 Kali
OKNUM SATPOL PP KECAMATAN BATE ALIT MASUK RUMAH WARGA TANPA IJIN.
noeh21


Skandal Jepara.

Oknum Satpol pp Kecamatan Bate Alit Hadi Muhamad harus diberi pelajaran dan pembinaan mental. Pasalnya oknum Pamong Praja itu  memasuki rumah Khusnul, warga Senenan tahunan Jepara tanpa ijin.

Awalnya oknum Satpol PP itu diminta jadi centeng  oleh Prayit warga Desa Landak.

Prayit yang berhobi preman di kampungnya itu juga meminta bantuan centeng  dari oknum yang mengaku militer dari wilayah Bate Alit. Jepara.

Peristiwa berawal pada hari Rabu pukul 06.00 WIB. Alimatur Rofiah, warga Desa Landak meminta bantuan Prayit menjemput pulang ke desanya.

Alimaturrofiah yang sehari hari bekerja di toko itu tidak betah bekerja karena dari perilakunya yang panjang tangan di rumah Khusnul majikannya.

Pada pukul 6.30.datang gerombolan Prayit dan Hadi Muhamad, oknum Satpol pp Bate Alit.

Tidak betahnya penjaga toko yang panjang tangan itu  meminta bantuan centeng oknum preman kampung yang bernama Prayit. Lalu Payit dan para centeng itu memasuki halaman rumah pagar besi langsung masuk tanpa permisi.

Bak coboy dan preman Prayit dan oknum Pamong Praja itu masuk tanpa ijin pemilik rumah. Kemudian keduanya masuk rumah dan bertemu dengan Alimah. Sementara yang oknum TNI itu menunggu di luar rumah.

Alimah, Prayit dan Hadi Muhamad terlibat percakapan dan meminta penjaga toko itu membangunkan majikanya.Detelah bangun, Khusnul pun kaget .

"Ada apa ini ada orang masuk rumah tanpa ijin seenaknya masuk pekarangan rumah orang lain. Harusnya kamu ijin saya dulu, karena belum kenal," ujar khusnul.

Watak preman kampungan Prayit dan coboy dari oknum Satpol pp Bate Alit akhirnya menuai kecaman.

Istono kepala Satpol PP Jepara saat di hubungi via telepon membenarkan memang ada yang namanya Hadi Muhamad.

"Iya ada memang yang bernama hadi Muhamad  yang bertugas di Kecamatan Bate Alit. Kalau bisa hubungi camatnya saja yang berwenang memberi pembinaan, jika ada oknum yang melakukan atau bahkan merugikan masyarakat ya harus di beri sanksi tegas dan pembinaan," tegas Istono saat di hubungi dalam acara rapat di gedung dewan.

Istono menambahkan.lebih baiknya langsung konfirmasi ke pak Camat saja ya pak.biar pak camat memberi pembinaan. Coba saya akan hubungi pak camat bate alit".ujar istono.

Sementara koordinator GN-PK eks karsidenan pati N.Aji Gunawan menyarankan agar pemilik rumah wajib melakukan aduan atau laporan ke polisi.

"Apapun alasanya perilaku dari Prayit dan oknum Satpol PP Bate Alit itu menunjukan sikap arogan kepada masyarakat. Apalagi sebagai petugas pamong praja harus melayani dan sopan santun kepada masyarakat"ujar jurnalis yang diminta bantuan oleh Khusnul. (@jir449)
Berita Terkait
Berita Lainnya