,
14 Juli 2021 | dibaca: 52 Kali
Korban Pemerkosaan Dan Pembunuhan Di Berlakukan Secara Sadis Dan Kejam Oleh Tersangka
noeh21
Musi Banyuasin – tabloidskandal.com
Sadis dan Kejam para pelaku pemorkosa dan Pembunuhan terhadap R (28) warga desa Panai kecamatan Sanga Desa kabupaten Musi Banyuasin yang mayatnya di temukan oleh warga di sungai Panai (8/07/21).
 
Pelaku Pemorkasa dan Pembunuhan yaitu Al, Rn, Jn sudah tertangkap sedangkan Sk (60) dan Cn DPO.
 
Terungkap dalam Rekontruksi pada Rabu (14/07/21) ke lima pelaku sebelumnya ada pertemuan di rumah SK (60) otak pelaku bersama empat TSK lainya, untuk menyusun rencana pemerkosaa. dan pembunuhan tersebut, oleh Team Gabungan Spartan Crime Hunter Polsek Sanga Desa Dan Polres Muba.
 
Kemudian para tersangka menuju ke salah satu kebun sawit milik warga desa Panai satu tersangka melewati jalan kebun dan Tersangka lainnya jalan berpisah untuk menuju ke kebun sawit.
 
Setelah ke lima tersangka berada di kebun sawit TSK pelaku utama sudah bersama dengan korban, lalu korban duduk bersama SK, sedangkan Tsk yang lain berdiri mendekati korban.
 
Lalu Tsk (Sk) dan(Cn) membuka pakaian korban lalu memperkosa secara bergilir, yang pertama melakukan Tsk (SK) dan Tsk AL, CN,RN dan terakhir JN, setelah ke 5 Tsk melakukan bergilir kemudian Tsk SK menambah nafsunya yang ke dua kali.
 
Kemudian Tsk SK setelah mengilir korban R, kemudian oleh Tsk SK korban di ajak berjalan keliling kebun dengan berpegangan tangan dalam posisi bugil.
 
Lalu Tsk SK dan korban kembali lagi ke tempat semula di kebun sawit, di bawah pohon sawit dan Tsk yang lain menyaksikan dengan jarak sangat dekat, kemudian Tsk SK bersama korban duduk bersam, sambil duduk Tsk SK berbicara Kau ku tujah, setelah melakukan. Penikaman terhadap korban di bagian kepala dan Tsk yang lain memukul dengan tangan kosong terhadap korban.
 
Korban tidak bergerak lagi lalu Tsk AL memukulkan sebatang kayu ke tubuh korban, kemudian Tsk SK menikamkan pisaunya ke kemaluan korban sambil di orek-orek, baru kemudian korban di gotong bersama lalu di buang ke sungai panai yang tidak jauh dari lokasi pemorkosaan dan pembunuhan.
 
Karna waktu korban di lempar tidak sampai ke aliran sungai karna kondisi sungai sedang surut, lalu Tsk SK turun ke sungai dengan dibantu Tsk AL menggotong mayat korban lalu di ceburkan ke dalam sungai dengan di saksikan Tsk yang lainnya berdiri di pinggir sungai.
 
 
Berita Terkait
Berita Lainnya