,
22 Agustus 2019 | dibaca: 133 Kali
Bisnis Budidaya Jamur Mudah dan Menguntungkan
noeh21


Skandal Musirawas,

Punya lahan kosong atau tempat bekas gudang dan kandang ayam yang tidak terpakai? Coba optimalkan berbisnis budidaya jamur.

Buktinya Agung. Di rumahnya, dia membuka budidaya jamur ,  memanfaatkan lingkungan yang tidak terpakai. Terlebih  budidaya jamur pemasaran mudah, tidak nyelimet.





Anda hanya membeli  baglog yang perkilonya hanya Rp 2800. Jika 
punya Rp 10 ribu baglog, tiap hari minimal hasil panen 50 kilo- 70 kg jamur . Panennya memang  produktif sampai 6 bulan,  tidak mesti mengeluarkan biaya pakan. 

Lagipula minim resiko. Tidak seperti ternak ayam selalu ada yang mati. Sedangkan
jamur tidak. Setiap hari tinggal siram air sumur atau keran  2 x sehari pagi dan sore, tanpa  menggangu aktivitas.

Sementara rupiah bisa mengalir setiap hari. Jamur juga  tidak berpengaruh ke lingkungan.

Lho buktinya, ketika Skandal menelusuri kegiatan budidaya jamur tiram bisa dilakukan di   perumahan padat. Kenapa? Sebab tidak seperti  ternak yang berisik dan pasti bau. Jamur dimana pun bisa, bahkan  cuaca panas tidak jadi masalah asalkan  jangan terkena sinar matahari langsung maupun  kehujanan langsung. Soal atap, bisa gunakan terpal, genteng, asbes.

Terpenting, dalam berusaha itu, lihat dari segi pemasaran. Kalau jamur, silahkan cek di pasar semua kios sayur menerima komoditi jamur, harga  tetap stabil dan pesaing minim pastinya.

"Ayo tunggu apalagi mari berbisnis jamur," sambung Yanuar yang juga punya tekad melakukan budidaya usaha jamur tiram di desa kelahirannya, Desa Selangit, Kabupaten Musirawas Provinsi Sumatera Selatan.

Dia  bersama kawan seperjuangan  siap membimbing   masyarakat di sekitarnya. 

Dan sekarang sudah  menyiapkan tempat rumah inovasi,  mendapat dukungan langsung oleh Dinas Pertanian Musirawas, yang terjun langaung ke Kecematan Selangit.

Dinas Pertanian Musirawas siap mendukung, asalkan  punya kemauan. Mereka juga punya SDM yang siap memberikan penyuluhan
hingga perawatan yang benar.

"Yang pasti usaha  baglog jamur tiram  kita akan  maksimalkan. Kita juga memberikan garansi siap menjualkan hasil panen," tutur Yanuar.

Dia mengaku banyak belajar dengan Agung di Tugumulyo, tepatnya di F mirasi Kabupaten Mura.

"Kita tidak mau konsumen kecewa dan Insyaallah kwalitas kita nomor satu. Kalau sudah produktif, kita bisa sampai 5 bulan lebih untuk pemesanan bisa langsung kirim pesan di rumah Inovasi. Harga per
baglog minimal 2 ribu Baglog pemesanan harga 2800, belum termasuk sewa mobil angkut. Pemesanan di bawah 2 ribu baglog harga Rp 3000 rupiah per baglognya.




"Pembelian baglog di wilayah Musirawas kota Lubuklinggau, silahkan hubungi  Yanuar Rumah Inov Selangit," tuturnya promonya sembari mengajak Skandal mempromosikan  tatacara membuat bibit,membuat baglog dan perawatan hingga panen. 

Soal harga langsung hubungi mas Agung. Insa Allah kita amanah. (ed).
Berita Terkait
Berita Lainnya