Banjarnasin – tabloidskandal.com
Pengiriman bantuan kemanusiaan untuk korban banjir di Kalimantan Selatan, yang berupa truk dapur umum Marinir TNI AL dan TNI AU serta bahan kotak secara simbolis diserahkan langsung oleh Komandan Pangkalan TNI AL (LANAL) Banjarmasin Kol Laut (P) Sandha rianto kepada Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, di Terminal Penumpang Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, kamis 28/1/2021.
Penyerahan bantuan yang diangkut KRI Banda Aceh 593 dari jakarta tersebut juga dihadiri Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar Kapolda Irjen Pol Rikwanto Komandan Korem 101/Antasari Brgjen TNI Firmansyah Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalsel Mujiyat dan Walikota Banjarmasin Ibnu Sina.
Gubernur mewakili masyarakat Kalimantan Selatan mengatakan, memberikan apresiasi setinggi tingginya kepada TNI AL yang sudah memberikan perhatian besar untuk bencana banjir yang terjadi hampir dua pekan terakhir pada sejumlah daerah Kalsel dan Kami merasa bangga bahwa TNI dan seluruh angkatanya sudah memberikan perhatian untuk korban banjir di Kalsel, Kita harapkan bantuan kemanusiaan tersebut bermanfaat bagi korban banjir, terutama truk dapur lapangan ini, yang dapat memenuhi kebutuhan makan para pengungsi atau korban banjir yang masih belum dapat beraktifitas memasak sendiri, katanya.
“Di momentum yang berharga ini, sekali lagi kami mengucapkan Terimakasih kepada jajaran TNI, Polri, dan semua pihak terkait yang turut membantu masyarakat Kalsel, mudah-mudahan Allah SWT akan memberikan pahala yang setimpal kepada Kita semua." Ujarnya.
Sementara Danlanal Sandharianto mengatakan pihaknya menyerahkan Sepenuhnya pemanfaatan bantuan kemanusiaan ini kepada BPBD Kalsel, karena pihak BPBD lah yang lebih mengetahui dimana titik lokasi yang masih membutuhkan terutama untuk truk dapur lapangan, Kita memberikan dua unit truk dapur lapangan ini yang merupakan bantuan dari TNI Angkatan Udara dan Marinir TNI Angkatan Laut, setiap unitnya truk ini terdiri dari 15 personel yang mampu memasak 500 porsi makanan dalam tiga jam, jelasnya.
Selain bantuan truk untuk dapur lapangan, TNI AL juga memberikan bantuan berupa sembako, ribuan dus air mineral, mie instan dan ratusan paket kasur guling. Banjir yang terjadi sejak 11 Januari yang lalu menyebabkan kerugian material yang sangat besar, perkiraan Tim Reaksi Cepat Pusat Teknologi Pengembangan Sumber Daya Wilayah Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) memperkirakan kerugian akibat bencana banjir diseluruh daerah Kalimantan Selatan diperkirakan sekitar Rp 1,349 triliun.